Walikota Batam Tidak Terbukti Lakukan Pelanggaran Kampanye

Walikota Batam HM, Rudi SE, MM. (Foto: dwnews)

DiamondNews, Batam – Bawaslu kota Batam, Kepulauan Riau, dalam konferensi persnya Jumat, (14/12/2018) menyampaikan  hasil penelitian dan investigasinya atas laporan warga terhadap dugaan pidana pelanggaran pemilu oleh walikota Batam, bersama anggota DPR RI partai Nasdem asal Kepri.

Bawaslu menyatakan bahwa tuduhan terhadap terlapor tidak terbukti dan menutup laporan ini. Walikota Batam, Muhammad Rudi dan anggota DPR RI yang saat ini juga menjadi caleg untuk DPR RI, Nyat Kadir, dilaporkan atas tuduhan pidana pelanggaran pemilu pada acara silaturahmi walikota dan wakil walikota Batam bersama masyarakat penerima bantuan program keluarga harapan (PKH).

Acara yang digelar pada (19/11/2018) lalu di kawasan industri Batamindo, diduga disisipi dengan kampanye caleg DPR RI dan salah satu pasangan capres. Kegiatan itu diabadikan dalam rekaman video singkat dan sudah banyak beredar di tengah masyarakat.

Ketua badan pengawas pemilu (Bawaslu) kota Batam, Syailendra Reza Irwansyah, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap terlapor pada (4/12/2018) pihaknya tidak menemukan adanya pelanggaran yang memenuhi unsur sesuai pada undang-undang pemilu nomor 7 tahun 2017, peraturan KPU nomor 23 tahun 2018 dan peraturan bawaslu nomor 28 tahun 2018.

Dalam rekaman video singkat yang telah banyak beredar, tampak walikota Batam dan caleg DPR RI dari partai Nasdem itu, kompak bertanya kepada masyarakat tentang siapa yang akan dipilih pada tanggal 17 april 2019 mendatang. Walikota Batam pun sempat meneriakkan pertanyaan, mau jadi apa anggota DPR RI tersebut pada tahun 2019, dan dari partai mana.

 

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Peduli Masyarakat Kecil, CEO Diamond World gelar Sunat Massal di Tanjung Uma

Jum Des 14 , 2018
DiamondNews, Batam – CEO Diamond […]