Alasan Lucien Favre Cocok Gantikan Jose Mourinho

Lucien Favre (Foto: istimewa)

DiamondNews, Sepakbola – Bukan rahasia lagi jika Manchester United tengah berada dalam performa yang kurang baik dalam beberapa musim belakang. Klub berjuluk Setan Merah itu terlihat kesulitan bersaing di berbagai kompetisi sejak kepergian Sir Alex Ferguson dari kursi kepelatihan tim pada 2013 lalu.

Sejumlah pelatih ternama bahkan silih berganti menukangi tim yang bermarkas di Old Trafford tersebut. Sebut saja David Moyes, Ryan Giggs, Louis Van Gaal, hingga pelatih mereka saat ini Jose Mourinho. Meski memiliki track record yang cukup mumpuni sebagai seorang pelatih, nyatanya nama-nama tersebut masih belum mampu mengembalikan kejayaan Setan Merah.

Tak heran jika belakangan ini banyak spekulasi yang menyebut Mourinho akan segera dipecat oleh tim jika kembali gagal membawa Man United ke tangga juara. Nama Lucien Favre (pelatih Borussia Dortmund) pun disebut-sebut bakal menjadi nakhoda Man United selanjutnya jika Mourinho benar-benar didepak dari kursi kepelatihan tim.

Tiga alasan yang membuat Favre cocok untuk menggantikan posisi Mourinho di Man United, melansir dari Sportskeeda, Senin (17/12/2018):

  1. Gaya Bermain Langsung

Favre telah memberikan identitas jelas pada penampilan Dortmund saat ini. Kesabaran dalam membangun ritme permainan, kekokohan defensif, serta serangan cepat dan mematikan membuat Dortmund mampu meruntuhkan dominasi Bayern Munich di ajang Liga Jerman musim ini. Favre juag diketahui biasanya menyusun para pemainnya dalam bentuk 4-2-3-1, formasi yang cukup identik dengan Manchester United.

Martial, Rashford, dan Sanchez adalah pemain sayap yang sangat cepat yang bisa cocok dengan gaya bermain Favre, bersama dengan Pogba, Mata, dan Lingard yang dapat mengisi peran nomor 10 dalam tim. Sementara Romelu Lukaku bisa menjadi pilihan bagus untuk peran striker, karena dia bisa memegang bola dan melebar jika diperlukan.

  1. Mempercayai Para pemain Muda

Jose Mourinho telah menerima banyak reaksi negatif ddalam beberapa tahun terakhir karena tidak memberikan menit yang layak kepada pemain muda yang ada dalam skuad Man United seperti Anthony Martial, Paul Pogba, hingga Marcus Rashford. Hal ini berbanding terbalik dengan Lucien Favre yang tidak ragu untuk memberikan kesempatan pada talenta muda milik timnya. Hal tersebut bahkan telah membuahkan hasil.

Sebagai catatan, Marc Andre Ter Stegen dan Marco Reus menjadi salah satu pemain muda yang mendapat kesempatan dari Favre untuk memulai debut saat masih sama-sama bekerja untuk Borussia Monchengladbach. Dan kini keduanya menjadi salah satu pemain penting di klub mereka masing-masing.

  1. Menjinakkan Pemain “Keras Kepala”

Selama menangani OGC Nice, Favre memiliki salah satu pekerjaan tersulit untuk dilakukan di dunia yakni ‘menjinakkan’ seorang Mario Balotelli. Pelatih sekelas Jose Mourinho, Jurgen Klopp, Roberto Mancini, dan sejumlah orang lain bahkan telah mencobanya dan mengalami kegagalan. Akan tetapi, hal itu nyatanya bukan masalah besar bagi Favre. Ia terbukti mampu bekerja sama dengan baik bersama Balotelli di Nice.

Situasi serupa dihadapi Mourinho dengan Paul Pogba di Man United saat ini. Mourinho dinilai tidak mampu mengembangkan talenta besar milik eks penggawa Juventus tersebut. Jika Favre menggantikan Mou sebagai pelatih Man United, pelatih berkebangsaan Swiss itu pun diprediksi tanpa kesulitan untuk membuat Pogba kembali bersinar.

 

 

(red)

 

, , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *