Isdianto Ingatkan Masyarakat Akan Bahaya Obat dan Makanan Ilegal

Pemusnahan Obat dan Makanan Ilegal (Foto: Humas Kepri)

DiamondNews, Batam – Wakil Gubernur Kepri H Isdianto, menghadiri acara Pemusnahan  Obat dan Makanan Ilegal, bertempat di Kantor BPOM Kepri di Nongsa Batam, Selasa (18/12).

Ia meminta kepada masyarakat untuk senantiasa waspada dan berhati-hati dengan beredarnya obat dan makanan ilegal. Selain menyalahi aturan yang berlaku, sudah dapat dipastikan kalau obat dan makanan ilegal adalah produk yang jauh dari standar dan tanpa izin.

 

Bahkan obat dan makanan tersebut juga bisa saja produk palsu. Karenanya saya mengimbau betul masyarakat untuk senantiasa hati-hati  dan teliti. Pastikan setiap yang kita konsumsi adalah barang legal dan terjamin kualitasnya.

 

Dikatakanya, produk makanan ilegal dengan resiko kandungan berbahaya, adalah ancaman nyata yang bisa membahayakan siapa saja. “Tidak sekedar anak anak,  tapi juga kita semua, ” jelasnya mengingatkan.

 

Pemusanahan kali ini yang jumlahnya sangat banyak mencapai 418 316 jenis, adalah contoh nyata, bahwa ancaman dari obat dan makanan adalah sesuatu yang harus diwaspadi bersama.

Sementara itu Kepala Balai POM Kepri di Batam Yosef Dwi Irawan menjelaskan, dari ratusan jenis dan item obat maupun makanan yang berhasil disita, selanjutnya akan kita musnahkan. Tujuaanya agar obat dan makanan ilegel tersebut musnah dari peredaran.

 

Meski obat dan makanan ilegal tersebut memiliki nilai ekonomi yang sangat besar, yakni mencapai Rp 4, 7 miliar, tapi itu adalah barang berbahaya dan harus dimusnahkan, tandasnya.

 

Ditambahkan Yosef, pihaknya satu sisi tetap mendukung dan mendorong tumbuh kembangnya pelaku usaha dengan berbagai produknya. Tetapi dalam hal ini adalah produk obat dan makanan yang bermanfaat dan memberikan jamiman kesehatan, jelasnya.

 

Karenanya kita akan selalu memberikan  pengawasan terhadap siapa saja. Tujuaanya agar produk obat dan makanan yang beredar, adalah barang yang aman terjamin dan berkualitas.

 

(red)

, , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *