Penyanyi Dangdut Via Vallen Akan Jalani Pemeriksaan Kasus Endorse Kosmetik Ilegal

Via Vallen (Foto : Instagram @viavallen)

DiamondNews, Surabaya  – Via Vallen dikabarkan akan diperiksa karena keterkaitannya mempromosikan kosmetik illegal melalui media sosial oleh pihak kepolisian Jawa Timur pada Kamis (20/12/2018).

Sebenarnya pemeriksaan itu akan dilakukan kepolisian Jawa Timur minggu lalu. Namun Via Vallen yang masih berstatus sebagai saksi, berhalangan hadir dikarenakan tengah menjalani umroh.

Terkait dengan jadwal pemeriksaan hari ini, pelantun lagu Sayang itu diketahui sudah berada di Sidoarjo, Jawa Timur. Hal tersebut diketahui dari lokasi yang ditulis Via di akun instagram miliknya pada Rabu (19/12/2018).

“Semoga disegerakan,” tulis Via.

Sayangnya hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut apakah Via sudah memenuhi panggilan polisi setempat. Tentunya untuk memberikan keterangan terkait dirinya yang diendorse oleh kosmetik illegal tersebut.

Sebelumnya, Via Vallen merupakan satu diantara 5 nama lainnya yang masuk dalam daftar pemanggilan Polda Jawa Timur. Nama-nama tersebut diantaranya seperti NK, MP, NR, DK dan DJB.

Ada 18 ribu orang yang menjadi korban dari pemakaian kosmetik illegal tersebut, kenapa peminatnya banyak? Karena endorsenya artis, mereka jadi banyak yang berminat,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Frans Barung Mangera.

Atas nama-nama yang telah disebutkan diatas, NK alias Nella Kharisma pun sudah diperiksa oleh polisi pada Selasa, (10/12/2018). Selama hampir 6,5 jam, Nella pun dicecar berbagai pertanyaan terkait apakah dirinya mengetahui asal usul kosmetik yang meng-endorsenya sebagai media promosi.

“Ada 30 pertanyaan. Saya jawab dengan sejujurnya. Tidak capek, tadi juga istirahat (di ruang penyidik saat diperiksa),” terang Nella.

Terbongkarnya kasus kosmetik illegal ini bermula dari pengaduan masyarakat. Selanjutnya personel Subdit Tipditer Ditreskimsus Polda Jawa Timur kemudian melakukan investigasi mendalam.

Akhirnya ditemukanlah rumah produksi yang membuat kosmetik tersebut di Kediri. Rupanya tempat roduksi itu belum mempunyai izin dari BPOM.

 

(red)

sumber : okezone.com

, , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *