TAIB Laporkan Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf Hasto Kristiyanto ke Bawaslu dan Bareskrim Polri

Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB) usai melaporkan Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto ke Bawaslu, Rabu (26/12/2018) siang ( Foto: istimewa)

DiamondNews, Jakarta – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas tuduhan fitnah dan penghinaan terhadap Prabowo-Sandi.

 

Hasto Kristiyanto dilaporkan ke Bawaslu oleh Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB) yang dikoordinir oleh Djamaluddin Koedoeboen pada Rabu (26/12/2018) siang.

 

Menurutnya, Hasto Kristiyanto dalam kedudukannya sebagai Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf telah menyinggung dengan memfitnah dan menghina capres peserta pemilu lainnya, Prabowo Subianto.

 

Dugaan fitnah dan penghinaan itu disampaikan Hasto Kristiyanto di hadapan simpatisan yang hadir pada acara Safari Kebangsaan di Lebak, Banten, pada Kamis (20/12/2018).

 

Saat itu Hasto Kristiyanto menyinggung soal capres yang sering menebar fitnah dan selalu marah-marah, ”Masyarakat ini mau milih yang mana? Mau penyebar fitnah atau difitnah?” Padahal sebagaimana diketahui bersama berdasarkan pemberitaan-pemberitaan yang ada, yang telah menyebarkan fitnah terhadap Pak Jokowi adalah La Nyala Mataliti, tetapi mengapa Hasto menuduh langsung bahwa Pak Prabowo adalah Capres penyebar fitnah?” Ujar Djamaluddin Koedoeboen.

 

Pernyataan Hasto Kristiyanto ini dinilai sangat berbahaya karena telah menimbulkan kemarahan di kalangan masyarakat pendukung Prabowo-Sandi.

 

Selain itu, pernyataan tersebut menurut hukum tidak dapat dibenarkan, karena jelas-jelas merupakan fitnah, penghinaan, menyampaikan ujaran kebencian, serta telah menyebarkan berita bohong yang berpotensi perbuatan pidana.

 

Oleh sebab itu, Hasto Kristiyanto patut diduga telah melakukan pelanggaran terhadap Undang-Undang Pemilu, karena telah menghina peserta pemilu lainnya. Sebagaimana telah ditentukan di dalam Pasal 280 ayat (1) huruf C dan huruf D juncto Pasal 521 Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu.

 

Atas dasar itulah TAIB kemudian melaporkan Hasto Kristiyanto ke Bawaslu dengan bukti penerimaan laporan bernomor 13/LP/PL/RI/00.00/XII/2018

 

Laporan ini juga dimaksudkan untuk mewujudkan pemilu yang aman, tertib, damai, berintegritas tanpa hoax, politisasi SARA dan politik uang sesuai dengan Deklarasi Damai Pemilu 2019.

 

“Agar Hasto Kristiyanto dapat diperiksa dan diberikan sanksi hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, karena telah melakukan penghinaan terhadap capres peserta pemilu lainnya,” tutur Djamaluddin Koedoeboen.

 

Selain ke Bawaslu, TAIB rencananya juga akan melaporkan Hasto Kristiyanto ke Bareskrim Polri pada Rabu (26/12/2018) pukul 19.30 WIB.

 

Sebagai informasi, sebelumnya TAIB diketahui pernah melaporkan Erick Thohir selaku Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf ke Bawaslu atas tuduhan penghinaan terhadap cawapres Sandiaga Salahuddin Uno.

 

(red)

Reporter : Hamdi Putra

Tinggalkan Balasan