BMKG Naikan Status Gunung Anak Krakatau Jadi Siaga

Gunung Anak Krakatau (Foto : istimewa)

DiamondNews, Jakarta – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda dari Waspada dengan radius 2 kilometer (km) menjadi Siaga dengan radius 5 km.

Dengan peningkatan status ini, maka jarak aman dari Gunung Anak Krakatau ditingkatkan dari radius lebih dari 2 kilometer menjadi 5 kilometer dari gunung.

“Status ditingkatkan dari “Waspada” dengan radius 2 km menjadi “Siaga” dengan radius 5 km mulai pukul 06.00 WIB,” ungkap Jonan lewat pesan singkatnya, Kamis (27/12).

Sebagaimana diketahui, aktivitas Gunung Anak Krakatau meningkat selama beberapa bulan terakhir. Tsunami yang terjadi di perairan Selat Sunda pada Sabtu (22/12) lalu juga dipastikan terjadi akibat aktivitas vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.

Karena erupsi, bagian barat daya Gunung Anak Krakatau longsor dan mengakibatkan tsunami.

Sebelumnya, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan aktivitas Gunung Anak Krakatau berpotensi menimbulkan longsoran baru yang dapat memicu tsunami. Sehingga masyarakat diminta untuk menghindari zona radius pantai pada radius 500 meter hingga 1 kilometer.

“Kami meminta agar masyarakat tidak panik, tetap waspada dan mohon hindari zona pesisir pantai pada radius 500 meter hingga 1 kilometer. Artinya jangan berada pada radius 500 meter hingga 1 kilometer,” ucap Dwikorita dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Selasa (25/12).

Data terakhir yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (25/12) mencatat sebanyak 430 orang meninggal dunia, 1.485 orang luka-luka, 154 orang hilang, dan 16.082 orang mengungsi akibat tsunami Selat Sunda yang menerjang pesisir Banten dan Lampung Selatan. Khusus untuk Lampung Selatan, Pemkab mencatat terdapat

 

(red)

 

Tinggalkan Balasan