Komplotan Perdagangan Orang Berhasil Dibongkar Polda Bali

Polda bali (Foto: istimewa)

DiamondNews, Bali  – Jajaran Polda Bali berhasil membongkar praktik perdagangan orang, dengan tarif Rp250-300 ribu per jam korban dijual untuk memenuhi nafsu lelaki hidung belang.

Rata-rata dalam sehari, korban dipaksa melayani hingga sebanyak delapan orang lelaki hidung belang.

Kabid Humas Polda Bali, Komisaris Besar Hengky Widjaja, membenarkan institusinya melalui Subdit 4 Direktorat Reserse Kriminal Umum berhasil membongkar praktik jahat tersebut.

Dua orang tersangka, masing-masing berinisial NKS (49) dan NWK (51) ditangkap di Denpasar Selatan pada Jumat 4 Januari 2019.

Praktik perdagangan orang ini terungkap setelah satu dari lima orang korban berhasil meloloskan diri dan melapor kepada Polda Bali didampingi P2TP2A Denpasar. Dari keterangan para korban, mereka direkrut oleh agen di Bekasi, Jawa Barat atas inisiatif pelaku NKS. Mereka dijanjikan bekerja di Bali sebagai booking order.

Kepada korbannya, NKS berjanji akan menyediakan fasilitas rumah, salon dan gaji antara Rp5-11 juta per bulan. “Atas dasar iming-iming itu korban tergiur bekerja di Bali,” kata Hengky

Oleh NKS, korban dibelikan tiket pesawat dan ditampung sementara di rumah NKS. Sesampainya di Bali, janji kerja yang diimingi tak pernah terealisasi. Alih-alih mendapat gaji besar, korban malah dijual kepada lelaki hidung belang.

Dari laporan korban tersebut, Polda Bali menggerebeg tempat penampungan. “Barang bukti yang berhasil diamankan, yaitu 1 buku catatan tamu, catatan booking/pembayaran, foto copy KK dan foto copy tiket pesawat. Pelaku masih dalam pemeriksaan intensif di Ditreskrimum Polda Bali,” papar Hengky.

(red)

sumber: viva

,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *