Kapolri Dan Menkeu Release Hasil Tangkapan Bea Cukai Batam Selama Tiga Bulan Terakhir

(Foto: Humas Polda Kepri)

DiamondNews, Batam – Kapolri menggelar press release terkait hasil penangkapan Bea dan Cukai Batam yang berhasil mengungkap tiga kasus selama tiga bulan terakhir antara lain baby lobster, minuman beralkohol senilai Rp 8,5 miliar dari Singapura, dan MV Yosoa berisi minyak mentah, di Pelabuhan Batu Ampar Selasa (15/1/19).

Kapolri beserta rombongan kemudian meninjau Kapal Tanker MT. Yosoa yang bermuatan 1.500 ton solar hasil tangkapan Bea Cukai Batam yang bekerjasama dengan Polri dan TNI.

Pada kesempatan itu Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap kepada Pajak dan Bea Cukai dapat terus bersinergi guna memberi dampak yang baik terhadap keuangan Negara yang mana salah satunya dengan mencegah tindakan penyelundupan rokok-rokok ilegal.

“Dalam rangka menekan penyelundupan melalui pelabuhan ilegal terutama di wilayah Pesisir Timur Sumatera, Polri akan bekerja sama dengan Bea Cukai dan Satuan TNI dengan melakukan patroli serta deteksi intelijen,” ujar Kapolri.

Pada kesempatan yang sama, Jaksa Agung M. Prasetyo mengatakan bahwa Kapal Tanker MT. Yosoa yang ditangkap oleh Bea Cukai Batam akan direalisasikan untuk kelompok-kelompok Nelayan sebagai sarana mencari ikan.

Tak hanya itu, Jaksa Agung juga menyebut akan melakukan penandatangan MoU antara Bea Cukai dan Kejaksaan dalam menindak berbagai kasus penyelundupan.

Press release tersebut turut dihadiri Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan, Jaksa Agung M. Prasetyo, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Ketua KPK Agus Raharjo, para Kapolda Se-Sumatera serta para pejabat tinggi Prov. Kepri.

 

(red)

 

 

, , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *