Korut Serukam Untuk Membatalkan Latihan Militer di Semenanjung Korea

(Foto: istimewa)

DiamondNews, Moskow – Korea Utara (Korut) menyerukan untuk membatalkan latihan militer yang melibatkan pasukan asing di Semenanjung Korea. Korut menyebut penghentian latihan militer yang melibatkan pasukan asing tidak akan membantu proses perdamaian di semenanjung.

“Untuk menghilangkan permusuhan militer antara Korut dan Korea Selatan (Korsel) secara mendasar dan mengubah Semenanjung Korea menjadi zona perdamaian abadi, perlu untuk meninggalkan latihan militer dengan pasukan asing, karena Korut dan Korsel setuju untuk mengikuti jalur perdamaian dan kemakmuran,” kata Duta Besar Korut untuk Rusia, Kim Hyun Joong.

“Selain itu, diperlukan juga upaya untuk menghapus senjata strategis di kawasan,” sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (16/1).

Dia lalu menekankan bahwa negosiasi multilateral harus dilakukan dengan tujuan untuk membangun sistem perdamaian di Semenanjung Korea melalui kerja sama yang erat dengan negara-negara yang telah menandatangani perjanjian gencatan senjata.

Joong menegaskan, Pyongyang siap menjalin hubungan baru dengan (Amerika Serikat) AS sesuai dengan semangat era dan keinginan rakyat Korut. Dia lebih lanjut menambahkan, bahwa pemimpin Korut, Kim Jong Un dalam pidato Tahun Baru menyatakan kesiapannya untuk kembali bertemu dengan Presiden AS Donald Trump.

Seperti diketahui, Korsel dan AS sejauh ini masih belum sepenuhnya menghentikan latihan gabungan di Semenanjung Korea. Pyongyang menilai latihan itu adalah sebuah langkah provokatif, yang hanya akan kembali memantik ketegangan di wilayah itu.

 

(red)

, ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *