Sembilan GERBANG ISMI untuk seluruh Saudagar Muslim Indonesia

Ilham Akbar Habibie, Ketua Umum Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Periode 2018-2023. (Foto: Kemenkominfo)

DiamondNews, Jakarta – Berangkat dari rekomendasi Musyawarah Nasional (Munas) ke-2 pada 2018 lalu di Bandung, Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) kemudian melaksanakan pelantikan pengurus untuk periode 2018-2023.

 

Pelantikan tersebut dilaksanakan secara langsung oleh Ilham Akbar Habibie yang menjabat sebagai Ketua Umum ISMI di Hotel Jayakarta, Jakarta, Jumat (18/1/2018) siang.

 

Dalam rekomendasi Munas ke-2 pada 2018 lalu, ISMI akan selalu memfasilitasi gerakan aksi ekonomi saudagar yang berkesinambungan, mulai dari mentoring bisnis hingga penyelenggaraan business fair.

 

Selain itu, Munas ISMI ke-2 juga melahirkan apa yang disebut sebagai enam butir Resolusi Bandung. Berbagai amanat dari Munas ISMI tersebut diejawantahkan dalam beberapa agenda di dalam acara pelantikan dan sejumlah program strategis.

 

Pelantikan pengurus ISMI periode 2018-2023 menghadirkan Aria Widyanto dari Lembaga Amarta sebagai Keynote Speaker yang menyampaikan tema ‘Membangun Sinergi Saudagar Muslim Melalui Inovasi Ekonomi dan Keuangan Syariah’.

 

Agenda tersebut juga diselingi dengan Silaturahmi Bisnis (Silabis) ke-7 yang fokus membahas ‘Model Kerjasama Pembiayaan Syariah’ oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Syariah dan Koperasi Primer Serba Usaha Syirkah Muawanah (Kopsim) Jawa Timur. Bahkan, para pengurus ISMI juga menyelenggarakan diskusi program strategis ISMI Periode 2018-2023.

 

“Dalam membangun strategi program kerja pada kepengurusan kali ini, ISMI sebagai organisasi yang didirikan oleh 4 Ormas Islam (Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)), telah membangun beberapa departemen strategis, termasuk Aksi Gerakan Kebangkitan (Gerbang) guna mengefektifkan segala lini kepengurusan ISMI sekaligus sebagai langkah menuju Badan Otonom ISMI,” tutur Ilham Akbar Habibie.

 

Pertama, pada PROGRAM STRATEGIS DEPT. INDATPRO (Industri, Perdagangan, Transportasi dan Property) Periode 2018 – 2023, antara lain Pengembangan Industri Pasca Panen, Integrasi Distribusi Pangan, Networking Perumahan Syariah (Bersubsidi), Kawasan Industri Halal, serta Gerbang Silabis (Batom).

 

Ke-dua, PROGRAM STRATEGIS DEPT. BISYAR (Bisnis Syariah) Periode 2018 – 2023, antara lain Inovasi Bisnis Syariah (Model Bisnis Baru Syariah), HALAL ZONE Zoning Terpadu Produk Halal (Kuliner dan Fashion), ISMI BAITY (Jaringan Penginapan HOTEL SYARIAH), Bisnis Syariah Support (Produk Sistem, Etika, Culture, Etc), WAKAFPRENEUR, serta Gerbang Bisyar (Batom).

 

PROGRAM STRATEGIS ke-tiga di DEPT. ESDAMIK (ESDM dan Kemaritiman) Periode 2018 – 2023, antara lain Wood Pallet Energy, Kedaulatan Kapal Ikan (UKM), Solar Energy Untuk Rakyat “Renewable Energy”, Cold Storage Container (Penyimpan Hasil Tangkapan Laut), serta Gerbang Energia (Batom).

 

PROGRAM STRATEGIS ke-empat di DEPT. TEKNOSA (Teknologi, Inovasi dan Kewirausahaan) Periode 2018 – 2023, antara lain Trans-Inova, Transformasi Riset menuju Industri, ISMI.ID (Visi, Misi, Program Kerja, Foto”, Informasi ISMI, Membership Online, dll), Strategi Bisnis Digital, Bank Inovasi (Teknologi, Inovasi Kewirausahaan), serta Gerbang Teknosa (Batom).

 

PROGRAM STRATEGIS kelima di DEPT. ORMEK (Organisasi, Media dan Kaderisasi) Periode 2018 – 2023, antara lain INKUBASI BISNIS (Start Up, Coaching, etc), K-ISMI (Katalog ISMI) 1,000 -> 100,000 -> 1 Juta Database / Member, TATA KERJA ORGANISASI (Orpus, Orwil, Orda), KONSEP RENSTRA ISMI 2018 – 2023, MEDIA RELATIONSHIP, serta GERBANG INKUBATOR (BATOM).

 

Program Strategis ke-enam di Dept. KALLURI (Kerjasama Antar Lembaga & Luar Negeri) Periode 2019-2023, antara lain International Trade Halal Product, promosi dan misi dagang luar negeri, peserta trade expo indonesia, export buletin, kerjasama lembaga “kemendag, kemenperin, bkpm, atase, etc”, serta Gerbang Globiz (Batom).

 

Program Strategis ke-tujuh di Dept. Keinko (keuangan, investasi, koperasi) periode 2018-2023, antara lain Networking, Venture Capital Syariah (PMVS, BMT, Etc), Global Network Financing (IDB, ICCIA, Etc),  Literasi dan Inklusi keuangan syariah, ekosistem fintech syariah, serta Gerbang Investama (Batom).

 

Program Strategis ke-8 di Departemen AGRIPA (Agribisnis dan Pangan), Periode 2018-2023, antara lain Teknologi dan Inovasi Komoditas lokal, Perkampungan Industri Kecil Agro, Prodombas (Program Domba Nasional), Model Model Bisnis Agro Ekonomi Umat, Activator For High Productivity (pupuk, vit, etc), serta Gerbang Klaster (Batom).

 

Program Strategis ke-9 di Dept. Ekapalih (Ekonomi Kreatif, Pariwisata, dan Lingkungan Hidup), periode 2018-2023, antara lain Mitra Halal Tourism, Percepatan Wisata Halal (10 propinsi), Desa Wisata Halal (Kerjasama kemendes, PDT), Klub Ekonomi Kreatif (Craft, Culinary, PH, ETC), serta Gerbang Sektoral (BATOM)

 

“Sebagai program kerja strategis di masing-masing departemen, GERBANG ISMI bertujuan untuk menjadi program wajib yang harus dijalankan, menjadi dorongan kuat membentuk BATOM, menjadi sumber Pendanaan ISMI, sebagai tempat koordinasi se-Indonesia, serta optimalisasi potensi ISMI,” ucap Ilham Akbar Habibie.

 

Selain itu, GERBANG ISMI ini juga bermakna sebagai pintu masuk bagi berbagai kepentingan bisnis para pengusaha muslim untuk bekerja sama dengan ISMI melalui Badan Otonom. Pada praktiknya, Badan Otonom dalam program GERBANG ini bisa berbentuk PT, CV, atau Yayasan yang bekerja sama dengan ISMI untuk membuat program pemberdayaan ekonomi bagi seluruh saudagar muslim di seluruh Indonesia.

 

GERBANG ISMI ini terdiri dari 9 program, antara lain ; 1) Gerbang Teknosa; 2) Gerbang Silabis (Silaturahim Bisnis); 3) Gerbang Sektoral; 4) Gerbang Bisyar (Bisnis Syariah); 5)Gerbang Inkubator; 6) Gerbang Klaster; 7) Gerbang Globiz (Global Bisnis); 8) Gerbang Energia; 9) Gerbang Investama. Dalam pelaksanaannya, GERBANG ISMI ini akan menjadi tanggung jawab Ketua ISMI, Wasekjen ISMI, Bendahara ISMI, berbagai Departemen di dalam ISMI, Orwil/Orda ISMI, serta Saudagar Peserta ISMI.

 

“Dengan sembilan Sembilan Program Strategis dan GERBANG ISMI tersebut, harapannya, ISMI selalu berperan sebagai wadah organisasi saudagar muslim yang berperan menghimpun berbagai unsur pengusaha dari berbagai kalangan masyarakat,” kata Ilham Akbar Habibie.

 

Selain itu, ISMI (dalam wilayah pusat, wilayah, maupun daerah) berfungsi mendorong dan memotivasi anggotanya untuk meningkatkan kreativitas dalam melaksanakan program kerja.

 

“Tujuan luhurnya, antara lain mewujudkan masyarakat madani dan budaya bisnis yang beretika, sesuai potensi keunggulan produknya di daerah masing-masing. Sehingga, ISMI selalu menyampaikan Tagline Merangkai Persatuan, Kesuksesan dan Kesejahteraan bagi seluruh pelaku ekonomi Islam di Indonesia,” ujar Ilham Akbar Habibie.*

 

 

(red)

Reporter : Hamdi Putra

, , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *