Berikut 5 Momen Kontroversial Sir Alex Ferguson saat Tangani Red Devils

Sir Alex Ferguson (Foto: istimewa)

DiamondNews, Sepakbola – Nama Sir Alex ferguson sangat harum di kalangan penggemar Manchester United. Betapa tidak, pria asal Skotlandia itu mampu menghadirkan 13 trofi Liga Inggris selama menangani Setan Merah sejak 6 November 1986 hingga Mei 2013.

Jika ditotal, Sir Alex Ferguson sudah meraih 49 trofi bersama sejumlah klub, termasuk Man United. Pria bernama lengkap Alexander Chapman Ferguson itu bahkan dianggap sebagai salah satu manajer atau pelatih tersukses di tanah Britania.

Meski hebat, Ferguson tetap tidak lepas dari kontroversi. Publik tentu masih mengingat perseteruannya dengan David Beckham pada 2003 yang berujung kepindahan sang megabintang dari Man United ke Real Madrid.

Kontroversi bahkan sudah diciptakan Sir Alex Ferguson dalam wawancara pertamanya sebagai Manajer Man United. Pria asal Govan itu dengan lantang menyebut bakal menjatuhkan Liverpool dari singgasana mereka sebagai penguasa Liga Inggris!

Berikut adalah daftar momen-momen kontroversial yang mengiringi langkah Sir Alex Ferguson selama berkarier di Man United, melansir dari Sportskeeda, Senin (21/1/2019).

  1. Senang berseteru dengan wasit

Wajah memerah dan jari yang menunjuk jam. Pemandangan tersebut sangat umum terlihat di era Sir Alex Ferguson. Pria yang pernah bermain untuk Glasgow Rangers itu memang dikenal senang mengintimidasi wasit dari pinggir lapangan, terutama ketika pertandingan memasuki injury time.

Sir Alex juga tidak segan-segan menyebut nama wasit dalam konferensi pers pasca-pertandingan apabila dianggap memimpin pertandingan dengan buruk. Jika ditotal, suami dari Catherine Ferguson itu menerima 15 kali hukuman larangan mendampingi tim dari pinggir lapangan dan denda senilai 75 ribu poundsterling (setara Rp1,4 miliar).

  1. Boikot media Inggris, BBC

Karakternya yang keras benar-benar terbukti dengan boikot selama tujuh tahun kepada media Inggris, BBC. Sir Alex kesal karena media yang sahamnya dimiliki pemerintah Inggris itu menerbitkan tayangan dokumenter pada 2003 berjudul ‘Fergie and Son’ yang memberi citra buruk pada sang manajer.

Dalam tayangan tersebut, Jason Ferguson dianggap mengambil keuntungan ilegal dari sejumlah transfer yang melibatkan ayahnya. Terang saja Fergie berang dengan video tersebut. Ia enggan melayani wawancara dengan BBC dan lebih sering mengirim asistennya untuk berbicara.

Permusuhan tersebut berlangsung selama tujuh tahun berturut-turut meski manajer-manajer di Liga Inggris diwajibkan melayani wawancara dengan BBC. Man United dengan rela membayar denda karena sikap Ferguson tersebut.

Sikap Sir Alex Ferguson baru melunak setelah diadakan pertemuan pada Agustus 2011 dengan Direktur Jenderal BBC. Hasilnya, Ferguson melakukan gencatan senjata dan mulai mau melayani permintaan wawancara.

  1. Berseteru dengan Roy Keane

Apa jadinya bila dua orang dengan ego besar berseteru? Yang jelas Roy Keane harus mengakhiri kariernya di Man United pada awal 2005. Pemain asal Irlandia itu dijual ke Glasgow Celtic setelah terlibat pertengkaran dengan Sir Alex Ferguson.

Permusuhan kedua sosok tersebut sungguh disesalkan mengingat Keane sangat diandalkan Ferguson sebagai kapten Man United selama 12 tahun. Namun, kritikan-kritikan pedas yang dilayangkan Roy Keane akibat buruknya pembelian pemain, memicu keretakan hubungan.

Dalam buku biografinya, Ferguson mengaku sangat lega Keane akhirnya pergi karena dianggap bisa menyebarkan virus kepada pemain lain. Permusuhan keduanya sepertinya masih berlangsung hingga hari ini meski Keane pernah menyesal tidak berdamai dengan Ferguson.

  1. Berseteru dengan David Beckham

Seperti sudah disinggung di awal, hubungan David Beckham dengan Sir Alex Ferguson retak pasca-insiden tendangan sepatu di ruang ganti Stadion Old Trafford pada 2003. Fergie kesal karena Man United kalah 0-2 dari Arsenal sehingga tersingkir di ajang Piala FA.

Awal keretakan hubungan Fergie dengan Beckham sebetulnya terjadi ketika sang pemain menjalani hubungan dengan Victoria Adams, mantan personel girlband Spice Girls. Ferguson menyebut hubungan itu membuat David Beckham tak lagi fokus pada sepakbola.

Puncak dari perseteruan tersebut terjadi pada 2003 di ruang ganti Stadion Old Trafford di mana sepatu yang ditendang Sir Alex mendarat di pelipis David Beckham. Sang pemain harus menerima jahitan akibat ulah manajernya itu.

  1. Berseteru dengan Sesama Manajer

Ciri khas lain dari Sir Alex Ferguson adalah hobinya melakukan psy war dengan manajer lain. Arsene Wenger, Kevin Keegan, dan Rafael Benitez adalah contoh beberapa pelatih yang pernah terlibat perang kata-kata dengannya di media.

Perang antara Wenger dan Ferguson merupakan cerita klasik di Liga Inggris, terutama pada akhir dekade 1990 hingga awal 2000. Apalagi, klub yang diasuh keduanya, yakni Arsenal dan Manchester United, saling bersaing memperebutkan gelar juara Liga Inggris.

Tekanan dari perang psikologis ala Ferguson pernah dirasakan oleh Kevin Keegan. Newcastle United yang dilatih Keegan tengah memimpin Liga Inggris 1995-1996 hingga Ferguson memicu perang. Alhasil, tekanan dari kata-kata Ferguson membuat Newcastle kehilangan fokus hingga gelar juara justru jatuh ke tangan Man United.

 

(red)

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *