Komandoi Aliansi NGO 369, Andi Kusuma Tuai Pujian Gubernur Kepri

Ketua Dewan Presidium Aliansi NGO 369, Andi Kusuma saat menandatangani deklarasi Aliansi NGO 369 di Jalan Komplek Bumi Indah, Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Minggu (27/1/2019). (Foto: dwnews/ Hamdi Putra)

DiamondNews, Batam – Puluhan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang tergabung dalam Aliansi NGO 369 menggelar deklarasi dan pelantikan pengurus terpilih di Jalan Komplek Bumi Indah, Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Minggu (27/1/2019).

 

Masing-masing ormas yang telah bergabung mengutus satu orang perwakilannya untuk menjadi Dewan Presidium Aliansi NGO 369.

 

Hingga saat ini, setidaknya terdapat sekitar 60 ormas yang memiliki kesamaan visi dan misi untuk membawa perubahan bagi Warga Batam khususnya dan Kepulauan Riau pada umumnya.

 

Pengurus periode pertama ini diambil dari para Dewan Presidium dengan terlebih dahulu melalui Musyawarah Besar Aliansi NGO 369.

 

Sebelum deklarasi dan pelantikan pengurus, panitia menyuguhkan berbagai  pertunjukan kesenian daerah, seperti Kuda Lumping, Debus, Kompang, Lompat Batu dari Nias serta jamuan makan bersama masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.

 

Andi Kusuma selaku Ketua Dewan Presidium Aliansi NGO 369 mengatakan bahwa pihaknya akan saling bersinergi dan berkoordinasi dengan Pemkot Batam dan Pemrov Kepulauan Riau untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

 

“Kenapa disebut Aliansi NGO 369? Angka tiga diambil dari sila ke-tiga Pancasila yakni Persatuan Indonesia. Kemudian angka enam merupakan simbol keberagaman dan angka sembilan adalah lambang kekuatan dan kemakmuran,” tutur Andi Kusuma.

 

Kehadiran Aliansi NGO 369 dimaksudkan untuk menyatukan kekuatan kontrol sosial kemasyarakatan dalam memperhatikan, mengawasi dan melaporkan serta bergerak demi tegaknya hukum tanpa pandang bulu sehingga tercapainya keadilan dan kesejahteraan.

 

“Kami memperjuangkan hak-hak masyarakat, bersatu dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat secara swadaya, memberantas mafia-mafia pajak sehingga mengurangi kebocoran APBN dan APBD serta menciptakan lapangan kerja agar keuangan Aliansi NGO 369 murni bersumber dari swadaya yang independen,” ujar Andi Kusuma.

Ketua Dewan Presidium Aliansi NGO 369, Andi Kusuma saat deklarasi Aliansi NGO 369 di Jalan Komplek Bumi Indah, Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Minggu (27/1/2019).
(Foto: dwnews/ Hamdi Putra)

Dalam menjalankan fungsinya, Aliansi NGO 369 memiliki konsultan hukum dalam bentuk kemitraan dengan sebutan Advokasi NGO 369 dan memiliki media center tersendiri serta Satgas Inti Maha Sakti.

 

Deklarasi dan pelantikan Aliansi NGO 369 yang telah sukses digelar, memakan biaya lebih kurang Rp 600 juta. Biaya tersebut murni bersumber dari sumbangsih organisasi secara sukarela tanpa bantuan APBD maupun APBN.

 

“Hal ini dilakukan agar Aliansi NGO 369 bisa bekerja Independen tanpa tekanan dari pihak manapun juga.

 

Sementara itu Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun menyambut baik dan mengapresiasi terbentuknya Aliansi NGO 369. Sebab, dibutuhkan dukungan semua pihak agar Kota Batam dan Kepulauan Riau semakin maju dan sejahtera dengan situasi yang kondusif.

 

“Pertama tentunya kami mengucapkan selamat atas terbentuknya Aliansi NGO 369. Kontribusi teman-teman aliansi dan masyarakat sangat dibutuhkan agar pembangunan dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan rencana kita,” kata Nurdin Basirun.

 

Secara khusus, ia menyoroti dan memberikan pujian atas berbagai pertunjukan kebudayaan khas daerah yang ditampilkan dalam acara deklarasi dan pelantikan pengurus Aliansi NGO 369.

 

“Mudah-mudahan pertunjukan ini bisa dilaksanakan setiap tahunnya sehingga menjadi daya tarik pariwisata bagi Kota Batam. Kami sangat mendukung sekali,” ucapnya.

 

Selain Gubernur Kepulauan Riau, acara ini juga dihadiri oleh Irwasda Kepri, Kasipidum Kejaksaan Negeri Batam, Dandim 0316 Batam, Kepala Kantor Imigrasi Kota Batam, Kapolresta Barelang, Perwakilan Saber Pungli Kemenko Polhukam, Perwakilan Pemkot Batam serta NGO Singapura dan Asia.

 

 

(red)

Reporter : Hamdi Putra

 

 

,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *