Warga Perumahan Putra Jaya Alami Krisis Air Selama 12 Tahun

(Foto: dwnews)

DiamondNews, Batam – Keluhan masyarakat di wilayah Tanjung Uncang soal krisis air, hingga kini masih terus diserukan.  Tidak hanya di perumahan Taman Indah dua dan perumahan Marina Green, salah satu pemukiman warga lainnya yakni

perumahan putra jaya juga mengalami hal yang sama.

 

Krisis air di perumahan subsidi ini menurut warga telah berlangsung sejak tahun 2007 silam. Artinya nyaris selama 12 tahun, warga mengalami keterbatasan air.

 

Warga dilokasi ini mengaku  hanya bisa menampung air, setiap pukul 03.00 pagi, itupun hanya dalam kurun  satu jam saja.

 

Ketua RT 05, RW 15 perumahan Putra Jaya, Yanto saat di temui mengatakan bahwa, masyarakat sudah lelah dan putus asa mengadu ke pemerintah kota batam, yang hanya bisa memberikan janji tanpa solusi.

Ia sendiri mengaku, untuk kebutuhan air di rumahnya, selalu dibantu dengan meminta air ke rumah kerabatnya yang tidak mengalami krisis air.

Sementara itu, salah satu warga lain, Darul Hadi juga  mengeluhkan hal yang sama.

Ia menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan air, warga terpaksa menggunakan air galon  untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari.

Ia menambahkan, krisis air ini bukan hanya di pemukiman warga tetapi tempat ibadah seperti musolah juga mengalami krisis air selama 12 tahun.

Hal ini menyebabkan banyak warga yang tidak bisa menjalankan ibadah di mushola, lantaran tidak ada air untuk berwudhu.

Masyarakat berharap, pemerintah dapat membantu memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut.

 

(red)

 

 

, ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *