Dua Pelaku Pengiriman TKI Ilegal Diadili di PN Batam

(Foto: dwnews)

DiamondNews, Batam – Terdakwa kasih alias pak Haji dan rekannya Yoni alias Oyon, kembali di seret ke depan persidangan Pengadilan Negeri Batam, karena nekad mengirim calon tenaga kerja Indonesia tanpa memiliki dokumen resmi.

Sidang terhadap dua terdakwa pelaku pengiriman calon tenaga kerja Indonesia secara illegal, dengan agenda pemeriksaan terdakwa  di pimpin oleh ketua majelis hakim Setyanto Hermawan di dampingi dua hakim anggota serta jaksa penuntut umum yan Elhaz Zeboea.

Sementara itu, kedua terdakwa hadir di hadapan persidangan di dampingi oleh seorang penasehat hukumnya.

Dalam persidangan, terdakwa yoni alias oyon mengatakan bahwa dalam melakukan kegiatan pengiriman calon TKI, ia bekerja sama dengan terdakwa  kasih alias pak haji.

Yoni menjelaskan, dalam proses pengiriman TKI ini, dirinya hanya berperan sebagai sopir yang bertugas menjemput para calon TKI dari penampungan menuju pelabuhan tikus, sebelum di berangkatan ke negara tujuan.

Yoni menambahkan, ia baru dua kali melakukan pengiriman calon tenaga kerja indonesia ke luar negeri dan mendapat upah sebesar rp 500 ribu dari terdakwa kasih yang merupakan otak dan tekong kapal pengangkut TKI.

Untuk di ketahui, kedua terdakwa di tangkap oleh petugas Ditpol Air Polda Kepri di kawasan Botania, Batam Center, pada saat menjemput para calon TKI di tempat penampungan untuk di berangkatkan ke luar negeri melalui pelabuhan tikus di daerah Sembulang, Kota Batam.

(red)

, , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *