Barang Ekpedisi Menumpuk di Gudang Kargo Bandara Hang Nadim Batam

Penumpukan barang di Kargo Bandara Hang nadim Batam (Foto: dwnews)

DiamondNews, Batam – Sejak sepekan, ratusan ton barang ekspedisi milik perusahaan – perusahaan freight forwarding menumpuk di gudang kargo bandara Hang Nadim Batam.

Tertundanya pengiriman barang dari Batam ke berbagai daerah di seluruh Indonesia, mengakibatkan ratusan ton barang ekspedisi menumpuk di gudang kargo bandara Hang Nadim Batam, Kamis (07/02/2019).

Pantauan wartawan diamondnews di lokasi, ratusan ton barang yang berada di kargo bandara mengalami gagal kirim, di karenakan prosedur yang sangat berbelit – belit yang di terapkan oleh pihak Bea Cukai bandara.

Menurut informasi yang dihimpun dari para jasa pengiriman, penumpukan barang milik jasa pengurusan transportasi (JFT/freight forwarding) ini disebabkan oleh adanya kendala di sistem pemasukan data oleh pihak pengirim.

Hal ini berkaitan dengan adanya perubahan pengisian formulir ekspedisi yang belum dimengerti oleh pihak JPT, yang sudah berlaku sejak 1 Februari 2019 lalu. Hal ini berdampak pada barcode scanner yang tidak terdeteksi sehingga membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk mengirim barang ke luar Batam.

Selain itu, penumpukan barang juga terjadi karena sudah di berlakukannya peraturan menteri  tentang pengiriman barang senilai 75 US dollar untuk satu alamat pengirim dan penerima.

 

(red)

 

, ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *