Kebakaran Lahan Melanda Wilayah Kec. Bintan Timur

Petugas melakukan pemadaman lahan yang terbakar di Bintan (Foto: Humas Polda Kepri)

DiamondNews, Bintan – Musim kemarau disertai hembusan angin cukup kencang yang terjadi diwilayah Kab. Bintan secara umum telah berdampak terjadinya kebakaran lahan kosong.

Sepanjang ruas jalan Nusantara KM 24 hingga KM 25 Kel. Kijang Kota Kec. Bintan Timur, Senin (11/02/2019) pada sore hari telah terjadi kebakaran lahan kosong pada tiga titik lokasi yang berbeda yakni kawasan Kantor Navigasi Ditjen Perhubungan Laut selanjutnya kawasan PT. Bintan Offshore dan yang terakhir di komplek pemakaman

Dari pantauan dilapangan tampak Kapolsek Bintan Timur AKP Muchlis Nadjar, SH, SIK bersama-sama dengan personil Polsek Bintan Timur, UPT Damkar Bintan Timur dan dibantu warga masyarakat berusaha memadamkan api yang membakar lahan kosong dengan menggunakan sarana milik UPT Damkar.

“Kebakaran lahan kosong ini berlokasi pada tiga tempat yang berbeda antara lain di kawasan Kantor Navigasi Ditjen Perhubungan Laut seluas lebih kurang 2 Ha yang diketahui pemilik lahan atas nama Barlian alias Aliong warga Kec. Bintan Timur, selanjutnya di kawasan PT. Bintan Offshore dengan luas lahan lebih kurang 1 Ha dan yang terakhir di kawasan pemakaman umum dengan luas lebih kuran 0,5 Ha, untuk kedua lokasi yang terakhir ini pemilik lahannya belum diketahui” ujar Kapolsek Bintan Timur.

Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa dan api berhasil dipadamkan pada pukul 18.45 Wib berkat kerjasama Polri, Unit Damkar dan mengikutsertakan peran masyarakat.

“Saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kec. Bintan Timur bahwa mengingat sekarang ini sedang musim kemarau yang disertai dengan tiupan angin yang cukup kencang, dihimbau kepada masyarakat jangan pernah membakar lahan kosong apapun itu alasannya dan jangan membuang puntung rokok yang menyala di lahan kosong karena akan mengakibatkan kebakaran lahan, dan apabila kebakaran tersebut membesar maka akan sulit dikendalikan dan merugikan banyak orang” pungkas AKP Muchlis.

 

 

(red)

 

 

Tinggalkan Balasan