Stenny, Terdakwa Penggelapan Uang PT. Altrak Kembali Disidangkan

Terdakwa Stenny Erik alias Stenny Erik Lumi, pelaku penggelapan uang perusahaan PT. Altrak 1978 (Foto: dwnews)

DiamondNews, Batam – Terdakwa  Stenny Erik alias Stenny Erik Lumi, pelaku penggelapan uang perusahaan PT. Altrak 1978 sebesar 1 miliar rupiah, kembali menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Batam, Rabu (13,02,2019) siang.

Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, di pimpin oleh ketua majelis hakim Taufik Nainggolan, Efrida dan Yona Lamerossa serta jaksa penuntut umum, Immanuel.

Terungkap dalam persidangan, modus yang di lakukan terdakwa dalam melakukan tindak pidana penggelapan adalah mengeluarkan p.o (porchase order) fiktif, terkait penjualan sparepart alat berat milik PT. Altrak.

 

Menurut kepala PT. Altrak cabang Batam, Barry, ada sebayak sembilan p.o fiktif yang di keluarkan oleh terdakwa Stenny  untuk menjual barang milik PT. Altrak secara ilegal dengan mengatas namakan perusahaan pelanggan / customer dari PT. Altrak.

(Foto: dwnews)

Barry menjelaskan, perbuatan terdakwa ini bisa terungkap setelah pihak perusahaan melakukan audit dan mengkroscek ke pihak customer pemesan barang, di ketahui bahwa barang yang di keluarkan oleh terdakwa Stenny, selaku customer service officer   di PT. Altrak merupakan p.o fiktif yang  tidak di pesan oleh pihak customer.

Untuk di ketahui, terdakwa Stenny Erik alias Stenny Erik Lumi merupakan karyawan PT. Altrak 1978 Batam sejak tanggal 1 April 2011 hingga sekarang. Ia terpaksa berurusan dengan aparat penegak hukum karena menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 1 miliar lebih.

Atas perbuatannya, terdakwa di jerat dengan pasal 374 KUHPidana, subsidair pasal 378 KUHPidana dan terancam penjara selama 5 tahun.

 

(red)

 

 

Tinggalkan Balasan