Kapal Tidak Dijadikan Barang Bukti, PH Terdakwa Edi Ilham dan Amrjoni Berang

(Foto: dwnews)

DiamondNews, Batam – Sidang atas perkara pencurian yang di dakwakan terhadap Edy Ilham Mubarak dan Marjoni, kembali di gelar di Pengadilan Negeri Batam.

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi ini di pimpin oleh ketua majelis hakim Taufik Nainggolan serta jaksa penuntut umum, Rumondang, Mega Tri Astuti serta Zulna Yosepha.

Dalam persidangan, Niko Nikson selaku penasehat hukum kedua terdakwa tampak berang, lantaran kapal yang menjadi barang bukti tidak jelas keberadaannya.

Niko menjelaskan, dalam persidangan seluruh keterangan saksi yang di hadirkan oleh jaksa penuntut umum tidak ada satu orangpun yang bisa menjelaskan bahwa kedua terdakwa telah melakukan  pencurian sebagaimana yang dituangkan dalam surat dakwaan.

Hal ini semakin diperkuat pasca pemeriksaan saksi dari PT. DOK & Perkapalan Kodja Bahari yang mengatakan, saat berada di lokasi dirinya tidak melihat wujud kapal Robary T-4.

Niko menambahkan, atas raibnya kapal yang menjadi barang bukti, pihaknya telah mengajukan permohonan kepada majelis hakim untuk menggelar sidang lapangan.

Dalam sidang agenda pemeriksaan saksi tersebut, jaksa penuntut umum menghadirkan saksi dari PT. DOK & Perkapalan Kodja Bahari dan Asetanian Marine PTE LTD.

Dari keterangan kedua saksi ini, tidak ada yang menjelaskan bahwa melihat kedua terdakwa berada di lokasi pemotongan kapal Robary T-4.

Usai mendengarkan keterangan para saksi, majelis hakim kemudian menunda persidangan dan kembali di gelar pekan depan dengan agenda yang sama yaitu pemeriksaan saksi lainnya.

(red)

 

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *