Komposisi Ideal Kabinet Indonesia Kerja (KIK) Jilid 2 Menurut Haidar Alwi

DiamondNews, Jakarta – Penanggungjawab Tunggal Aliansi Relawan Jokowi (ARJ), Haidar Alwi mengatakan bahwa komposisi Kabinet Indonesia Kerja (KIK) Jilid 2 akan sangat ideal apabila di dalamnya terdapat Menteri yang berasal dari kalangan relawan.

Kemenangan yang berhasil diraih Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 2019 tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan para relawan dalam mensosialisasikan keberhasilan Jokowi pada periode yang pertama serta program kerja yang akan diusung untuk lima tahun berikutnya.

“Relawan itu sebetulnya tidak menuntut apa-apa, tidak meminta jatah, namanya saja relawan, bekerja sukarela. Tapi akan lebih bijak jika Pak Jokowi memilih menteri yang salah satunya berasal dari relawan,” ujar Haidar Alwi dalam acara diskusi di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (3/8/2019).

Sebagai Penanggungjawab Tunggal ARJ yang menaungi hampir 900 organ relawan, Haidar Alwi memandang perlu adanya perwakilan dari relawan yang duduk sebagai Menteri Jokowi. Hal itu akan membuat penyerapan aspirasi dari para relawan menjadi lebih efektif dan efisien.

Apalagi, meskipun Pilpres telah usai, organ-organ relawan pendukung Jokowi tetap bertahan dan berkomitmen untuk mengawal jalannya pemerintahan selama lima tahun ke depan. Haidar Alwi sangat yakin para relawan memiliki masukan-masukan yang perlu disalurkan demi pembangunan Indonesia yang lebih baik.

“Jadi, menterinya itu tidak hanya diisi oleh perwakilan partai politik, akademisi dan profesional tapi juga relawan. Tentunya perwakilan relawan ini harus kompeten dan mempunyai kekuatan riil dari bawah dalam jumlah yang banyak. Saya percaya pada pengalaman politik Pak Jokowi, beliau andal dalam memilih orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi tertentu,” tutur Haidar Alwi.

Sementara itu Bursah Zarnubi dari aktivis pro-demokrasi berpendapat bahwa dengan dipersilakannya relawan mengusulkan calon menteri menandakan Jokowi adalah presiden yang sangat terbuka dalam menampung aspirasi. Walau demikian, ia berharap para relawan tidak memaksakan kehendak dan menyerahkan sepenuhnya kepada hak prerogatif presiden terpilih.

“Saya pikir ini memang fase di mana semua kelompok dapat berpartisipasi memberikan masukan, tapi jangan dipaksakan. Kita berharap kabinet nanti lebih responsif dan lebih baik karena Pak Jokowi tidak punya beban lagi,” ucapnya.

 

Reporter : Hamdi Putra/red

 

, , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *