Potret Kehidupan Masyarakat Sergai Sangat Mengharukan

Diamondworld.co.id, Sergai – Potret kehidupan masyarkat di kabupaten Sedang Bedagai
Provinsi Sumatera Utara dimana masih di bawah garis kemiskinan, terlihat oleh mata banyaknya rumah warga yang tak layak huni.

Salah satu contoh rumah saudara Syahdan yang berada di lingkungan V Tanah Lapang kelurahan Dolok Masihul Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai yang sampai saat ini butuh perhatian oleh pemerintah sekitar. Dalam kondisi rumah yang tak jauh dari kantor Camat Dolok Masihul tersebut terlihat sangat memprihatinkan dimana atap rumah yang bocor ,dinding rumah yang rapuh dan penuh lubang seakan terlihat tidak nyaman di mata.
Syahdan pemilik rumah yang tinggal bersama istri dan anak – anaknya serta orang tuanya yang ikut tinggal bersamanya di rumah tersebut mengatakan kepada awak media Diamond News TV saat bersama rekan LSM BIDIK RI ketika mengunjungi kediamannya mengatakan “saya hanya seorang pekerja serabutan jangankan untuk memperbaiki rumah untuk makan saja sehari – hari dapat saja sudah bersyukur, seandainya saja pemerintah mau memberikan sekeping papan atau tepas untuk menutupi Diding rumah yang lapuk dan berlubang ini saya dan keluarga sangat berterima kasih sekali” ungkapnya dengan nada pengharapan.
Dalam kesempatan itu juga Muliadi sebagai Ketua DPW LSM BIDIK RI mengatakan “jika saja pemerintah daerah Bupati Serdang Bedagai Soekirman mau memperhatikan rakyat nya saya rasa rumah saudara Syahdan tidak seperti itu, dinding yang rapuh dan berlubang tersebut sudah pasti tertutup tidak seperti begini adanya dan ini adalah tugas mereka”, ucapnya.
Ridwan Sitorus SE sebagai tokoh masyaraka kabupaten Serdang Bedagai meminta kepada pemerintah kabupaten Serdang Bedagai agar proaktif memperhatikan masyarakat yang paling bawah, apa lagi dalam kondisi ekonomi negara yang memprihatinkan saat ini maka akan sangat berdampak bagi masyarakat yang termarjinalkan, Tegasnya.( RI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *