Tersentuh Oleh Keinginan Masyarakat Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo Semakin Yakin Maju Cawako Batam

DNews, Batam – Bentuk kesederhanaan dalam menerima elemen masyarakat yang datang ke Rumah Bahagia Sabtu, 18/1/2020, Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, “Ternyata, masyarakat kita menginginkan perubahan, seperti di hinterland yang datang minta agar mendapat perhatian kesejahteraan, Ada juga yang baru saja datang dari pelaku usaha di daerah Jodoh – Nagoya yang juga berharap ada perubahan untuk peningkatan kesejahteraan, bahkan Beberapa paguyuban yang juga datang berharap tentang peningkatan perekonomian masyarakat Batam”.

Lukita Dinarsyah Tuwo saat diwawancara oleh media ini di Cafe bahagi mengatakan, “Saya semakin yakin untuk maju Cawako 2020 dan minta do’a masyarakat Batam agar ditetapkan sebagai Cawako batam 2020 ini”. Lukita melanjutkan bahwa untuk merebut hati masyarakat Batam, belum lama ini, pria mantan Kepala BP Batam tersebut telah berkunjung ke beberapa kecamatan melihat kondisi masyarakat, seperti di Belakangpadang, Nongsa, Batu Ampar dan daerah lainnya.

Menurut Lukita, perdangan sektor usaha kecil menengah (UMKM) atau Ekonomi Kerakyatan salah satu cara untuk mendongkrak perekonomian Batam. Dengan menata tempat berdagang konsep Wisata Kuliner dan penataan pasar basah beliau yakin akan mendongkrak penghasilan masyarakat. “yang saya tangkap dari keingian masyarakat itu hanya bagaimana mereka bisa berusaha dan mendapatkan hasil untuk keluarga, dan yang bisa mengwujudkan itu tentunya kepala daerag sebagai pembuat kebijakan” tuturnya dengan ramah kepada beberapa media.

Ketika ditanya tentang pembangunan infrastruktur, Lukita melihat sangat bagus, hanya saja masih terjadi ketimpangan. Beliau berharap, dengan pembangunan infrastruktur di kota Batam harus diiringi dengan kesejahteraan, katanya. Selain itu, perekonomian dari sektor bawah juga perlu dikembangkan. Seperti mencari solusi tentang Taxi Online / Ojek Online bersama Konvesional. Pandangan beliau dalam hal ini belum ada konsep yang matang disiapkan oleh pemerintah baik Pemprov Kepri maupun Pemko Batam, sementara dunia terus berkembang seiring dengan cepatnya perkembangan teknologi secara Global. “saya lihat dan dengar sering terjadi kegaduhan, ini juga harus dibenahi ke depan. Saya rasa, dengan adanya aturan Wali Kota Batam ex Officio Kepala BP Batam seharusnya memudahkan kita meraih itu. Dan yang pasti, harus ada pembinaan hubungan baik dengan Pemprov Kepri jika mau dibenahi transportasi aplikasi ini,” katanya. (Tim-DNews).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *