Setelah Divonis 2 tahun Kasus Tiket Bodong, Borkat Pane Kembali Dilaporkan Pidana Penipuan dan Penggelapan Sebesar Rp. 1.928.184.000 Rupiah

DNews, Labuhanbatu – Hotnida Sugiarta yang didampingi Kuasa Hukumnya Palti Siringoringo kembali melaporkan Pemilik Nitari Travel & Tour Borkat Pane, laporan yang kedua ini terkait tindak pidana penipuan atau penggelapan sebesar Rp. 1.928.184.000,- jumat (24/1/2020) di Mapolres Labuhanbatu Sumut. Sebelumnya tentang kasus Tiket Bodong Nitari Travel & Tour laporan pertama telah menjatuhkan vonis terbukti bersalah Borkat Pane dan sekretarisnya Maya dijatuhi hukuman masing – masing 2 tahun oleh hakim Pengadilan Negeri Rantau Perapat Kab. Labuhanbatu Sumut.

Melalui Telpon Genggamnya, Hotnida Sugiarta Panjaitan yang disampaikan kuasa hukumnya Palti Siringoringo mengatakan, “Pemilik Nitari Travel dan Tour kembali kita laporkan dengan kasus yang berbeda. Laporan yang kedua ini terkait tindak pidana penipuan atau penggelapan sebesar Rp1.928.184.000. Bukti-buktinya semua lengkap dan ada sama kita,” sebut Palti Siringoringo SH, kuasa hukum Agen Tiket Penerbangan yang menjadi korban tiket bodong PT Nitari Travel & Tour.

Ditambahkan Palti Siringoringo sangat mengapresiasi kinerja penyidik Satreskrim Polres Labuhanbatu melakukan penyelidikan dan penyidikan atas laporan dari korban Hotnida Panjaitan terhadap pemilik Nitari Travel & Tour, pemiliknya Borkat Pane. dengan laporan polisi nomor: LP/765/IX/2019/SPKT/RES-LBH tanggal 14 September 2019 dan surat tanda terima laporan polisi, nomor: STTLP/433/Yan 2.5/IX/2019/SU/RES-LBH. “Untuk kasus ini kami mengapresiasi penyidik Polres Labuhanbatu yang sungguh-sungguh memprosesnya agar pemilik Nitari Trevel & Tour kembali diproses secara hukum supaya ada efek jera dan beretikad baik mengembalikan kerugian para korban tiket bodong yang dijualnya,” jelas Palti Siringoringo.

Lanjut Palti laporan kedua menyusul laporan pertama karena para pelanggan atau calon penumpang yang juga menjadi korban masih terus menyalahkan dan meneror kliennya selaku agen, baik langsung dan melalui media sosial. “Para pelanggan atau calon penumpang yang menjadi korban masih terus menyalahkan dan meneror klien saya melalui media sosial facebook dan grup WhatsApp, karena ada yang suaminya anggota TNI, ada Brimob Polri dan lainnya. Ada juga yang langsung datang ke rumah saya, mengancam dan meneror,” ungkapnya.

Nitari Travel & Tour yang beralamat di Jalan Sirandorung No.162 Rantauprapat, Kelurahan Sirandorung Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu telah merugikan Hotnida secara materi dan mental, karena para pelanggannya tetap minta pertanggung jawaban dan segera mengembalikan kerugian para korban.

Hotnida sebagai Agen menegaskan “Atas kasus ini saya sangat tertekan, padahal saya dengan pelanggan sama-sama korban. Saya akan berjuang terus sampai pemilik Nitari Travel Borkat Pane mengembalikan kerugian saya dan calon penumpang yang gagal terbang karena kode bording tiket yang dijual Nitari Travel & Tour pada Juni 2019, bodong sehingga tiketnya tidak bisa dicetak,”.

Hotnida memohon para pelanggannya bersabar menunggu proses hukum selesai dan pemilik Nitari Travel & Tour mengembalikan seluruh kerugian. “Saya juga meminta kepada calon penumpang yang jadi korban supaya bersabar. Saya akan berusaha agar pemilik Nitari Travel mengembalikan seluruh kerugian, atau uang yang saya transfer ke Nitari Travel & Tour dikembalikan,” kata Hotnida mengakhiri. (HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *