Ketentuan Terkait Barang Kiriman, “PMK-199/PMK 10/2019”

DNews, Batam – Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe B Batam, melalui Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan Dan Layanan Informasi Bea Cukai (BKLI-BC) Sumarna menjelaskan terkait ketentuan barang kiriman (PMK-199/PMK 10/2019). Selasa (28/1). Penjelasan Sumarna bahwa telah terbit peraturan terbaru terkait barang kiriman yaitu Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor PMK-199/PMK.10/2019 tanggal 26 Desember, 2019.

Lebih jauh lagi jelasnya bahwa PMK tersebut mulai berlaku pada tanggal 30 Januari, 2020, berlaku secara nasional di seluruh wilayah Republik Indonesia termasuk wilayah Batam yang merupakan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (FTZ). Tujuan perubahan ketentuan terkait barang kiriman antara lain, untuk melindungi kepentingan nasional sehubungan dengan meningkatnya volume impor barang melalui mekanisme impor barang kiriman imbuhnya.

Untuk mendorong pertumbuhan industri dalam negeri, untuk menciptakan perlakuan perpajakan yang adil dan melindungi IKM. Beberapa hal pokok yang diatur dalam PMK tersebut antara lain, batasan minimal barang kiriman yang mendapatkan pembebasan Bea Masuk adalah ≤ USD 3 per kiriman (barang kiriman yang nilainya USD 3 ke bawah hanya dikenakan PPN). Sedangkan pada peraturan sebelumnya batasan minimal adalah USD 75. Dengan pemberlakuan PMK 199 ini, pengenaan tarif BM dan PPN menjadi lebih sederhana, yaitu BM 7,5% dan PPN 10% sedangkan PPh dibebaskan.

Khusus barang kiriman berupa sepatu, tas dan produk tekstil (garmen) dikenakan tarif yang berlaku umum sesuai dengan Buku Tarik Kepabeanan Indonesia (BTKI). Untuk barang kiriman berupa buku dibebaskan dari Bea Masuk, PPN dan PPh untuk mendorong minat baca dan kemampuan literasi masyarakat Indonesia.

Selanjutnya dapat disampaikan bahwa Batam merupakan wilayah Republik Indonesia, maka peraturan terkait barang kiriman juga berlaku di wilayah Batam. Namun mengingat Batam adalah wilayah FTZ, maka pengenaan pungutan negara (Bea Masuk, PPN, PPH, dan Cukai) adalah pada saat barang dikeluarkan dari Batam menuju wilayah Indonesia lainnya. (Ramadan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *