Satreskrim Polres Bintan Selidiki Pembakaran Hutan Yang Terjadi di Toapaya dan Gunung Kijang

DNews, Bintan – Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Bintan sejak pada hari Jumat (24/1/2020) Sampai hari Senin (27/1/2020). Satuan Reserse Kriminal Polres Bintan lansung Melakukan Penyelidikan Terkait Kasus Karhutla yang terjadi tersebut selasa, (28/01/2020).

AKP Agus Hasanudin Kasat Reskrim Polres Bintan menyampaikan kepada awak media terkait Kebakaran Hutan dan Lahan yang terjadi dilima titik di Bintan tersebut, bahwasannya pihaknya tidak akan membiarkan Hutan dan Lahan itu dibakar lagi dan pihak Kasat Reskrim Polres Bintan tidak hanya tinggal diam.”ujar Kasat Reskrim Polres Bintan. Kasus kebakaran tersebut, sekiranya ada enam (6) hektare lebih lahan yang hangus terbakar di Lima (5) titik lokasi yang ada di Kec Toapaya (Bintan) dan Kec. Gunung Kijang.

Untuk saat ini pelaku Kebakaran Hutan dan Lahan Tersebut belum ada yang diamankan, akan tetapi dari pihak Kasat Reskrim Polres Bintan sedang melakukan penyelidikan terkait dari Kasus Kebekaran hutan dan lahan itu, tutur Kasat Reskrim Polres Bintan.

AKP Agus Hasanudin Menjelaskan Pasal 108 UU yang Berdasarkan Nomor 39 tahun 2014, Mengenai Perkebunan Bahwa Pelaku Pembakaran Hutan tersebut bisa Diancam Pidana Penjara 12 tahun dan dikenakan Denda Rp, 10 miliar. Oleh karena itu saya memberitahukan kepada masyarakat Bintan, supaya tidak membakar Hutan dan Lahan tanpa ada izin Karena perlakuan tersebut bisa di pidanakan.”Pungkas. (Hany).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *