Dr. Andi Serbiah Himbau Pelaku Usaha Pijit dan Pengobatan Tradisional Miliki Surat Terdaftar Penyehat Tradisional (STPT)

DNews, Batam – Dr. Andi Sarbiah selaku kepala seksi di Dinas kesehatan (Dinkes) kota Batam menghimbau untuk kesehatan tradisional yang membuka pelayanan penyehat tradisional tersebut harus memiliki surat terdaftar penyehat tradisional (STPT) yang dikeluarkan dari Dinas PM PTSP yang di Mall pelayanan publik sesuai Permenkes no 61 tahun 2016.

Dinkes hanya memberi rekomendasi saja “yah saat ini dinkes masih melakukan sosialisasi terhadap hattra – hattra yang ada dan kita bekerjasama dengan puskesmas serta asosiasi terkait untuk mendata penyehat tradisional yang ada di Batam, Memang ada batasa -batasannya yang boleh dan juga tidak boleh dilakukan oleh hattra sesuai pp 103 tahun 2014 tersebut tutur Dr. Andi Sarbiah saat di konfirmasi mengenai izin pijit tradisional maupun pengobatan tradisional yang sudah marak di kota Batam pada hari Rabu 12/2/2020 melalui Whatshap pribadinya.

Lanjut Dr. Andi Sarbiah mengatakan ” kita turun ke lapangan juga bersama tim dari puskesmas wilayah kerja, kadang pernah juga kita turun bersama dari Dinkes Provinsi serta Kementerian Kesehatan, hanya saja kami jumlahnya terbatas dalam hal ini bukan hanya bagian tradisional saja yg dibina tapi primer juga kita bina, memang belum semua dijangkau karena memang pendataan harus diupdate di masing-masing puskesmas terlebih dahulu,  kebetulan saya juga baru bergabung di dinkes ini pada bulan februari tahun lalu”.

Harapannya kepada para hattra, kalau mau praktek memberikan pelayanan ke masyarakat hendaknya memiliki izin resmi dulu yaitu STPT (surat terdaftar penyehat tradsional), kemudian dalam memberikan pelayanan harus sesuai degan aturan yang berlaku untuk pelayanan kesehatan tradisional yaitu pp 103 tahun 2014.  Jika para hattra (penyehat tradisional) sudah memiliki izin dan mengetahui aturannya mereka tidak akan melakukan penyimpangan aturan tersebut, ujar Andi Sarbiah (Agung)

Tinggalkan Balasan