Seorang Oknum Polisi Anggota Polsek Galang Aniaya Seorang Warga

DNews. Batam — Bermula dari hutang piutang anggota Polsek Galang berinisial Z dilaporkan oleh Aldi Chaniago pada tanggal (18/2/2020), dengan surat tanda laporan polisi nomor STLLP/15/II/2020/SKPT-Kepri. Perkara pasal 351dan atau 352 KUHPidana tentang dugaan tindak pidana penganiayaan.

Saat dikonfirmasi melalui telepon dengan salah satu media online Kapolsek Galang membenarkan tentang kejadian tersebut saat ini kedua belah pihak untuk melakukan perdamaian. Senin (24/2/2020).

Korban saudara Aldi Chaniago saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya , Senin (24/2), mengatakan bahwa kronologi kejadian bermula dari hitung piutang. Bermula saya diajak makan disalah satu tempat, kemudian setelah itu ungkap Aldi dia diajak ke Barelang dengan mobil bersama dengan adik pelaku bernama Faisal dan ditempat parkiran mobil tepatnya di jembatan 4 langsung dipukuli, disiksa dan dalam kondisi diborgol dan saya diperas dimintai uang Rp.60.000.000, oleh pelaku saudara Z padahal hutang saya hanya Rp.35.000.000 jelas Aldi.

Lebih lanjut lagi Aldi mengatakan pada kakak ya untuk meminjam uang sebesar Rp.50.000.000 ternyata kakak saya kurang yakin dengan uang segitu banyak, saya minta difoto oleh adik pelaku Z dan dikirim kekakak Aldi melihat kondisi diborgol dan siksa maka kakak saya ungkap Aldi baru mentransfer uang tersebut Rp.50.0000.000 dan saya tambah dengan uang saya jelasnya sebesar Rp. 10.000.000. Jumlah uang yang diberikan kepada Z keseluruhan sejumlah Rp.60.000.000. Kejadian itu tepatnya pada tanggal (14/2) malam Jumat jelasnya.

Sampai dengan saat ini pihak korban tidak pernah menghubungi saya untuk melakukan damai. Dan bila upaya jalur damai pun dilakukan oleh pihak korban dengan jelas Aldi tidak pernah mau berdamai, dan proses hukum akan kita tempuh tutupnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *