Pertamini Dan BBM Enceran Adalah Ilegal

DNews, Batam — Pertamini dan penjual premium eceran melanggar hukum dan dapat dikenakan undang-undang Migas.

Sales Branch Manager PT. Pertamina Kepri William saat jumpa di kantorJalan, Raja Isa No.18 A, Kelurahan Belian, Kec. Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Senin (2/3/2020) sore, berharap kepada masyarakat untuk tidak membeli BBM semua jenis yang dijual pedagang eceran, dan lebih lanjut dia menjelaskan karena BMM jenis premium maupun jenis lainya itu melanggar hukum dan dapat dikenakan uu Migas imbuhnya.

Adapun bentuk sanksi dan aturan yang dibuat pemerintah bagi yang melangar dalam pengangkutan, maupun penjualan BBM tanpa izin berbunyi; ”Setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang disubsidi pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp. 60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah)”., ungkap William.

Perlu diketahui oleh masyarakat bila membeli BBM di Pertamini maupun eceran yang sangat dirugikan adalah konsumen berupa takaran, kualitas, harga, bentuk penjualan mereka tersebut adalah Ilegal yang tidak dapat bertanggung jawab tegas William.

Pemerintah menerapkan penjualan harga BBM itu dengan harga yang sama tempatnya di SPBU, bagi masyarakat diharapkan jika membeli BBM harus ditempat yang resmi, bukan ditempat Pertamini dan eceran yang tidak dapat dipertanggung jawabkan bila ada sesuatu kejadian.

Eksen yang akan dibuat oleh Pertamina nantinya akan berkordinasi dengan semua pihak diantaranya Disperindag, Polresta Barelang dan instansi terkait lainnya guna melakukan sosialisasi sampai dengan penindakan tutupnya. (Ramadan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *