Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dipastikan Menurun Dampak Wabah Virus Corona

DNews, Batam – Pertumbuhan Ekonomi Indonesia akan menurun dampak dari masuknya wabah Virus Corona ke Indonesia, hal ini disampaikan Direktur Eksekutif LSM Peduli Ekonomi Rakyat Indonesia Herwin Saputra (4/3/2020) di Ruangan kerjanya. Lanjut Herwin, hal ini juga disampaikan lembaga – lembaga Nasional dan Internasional seperti yang disampaikan Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), pertumbuhan ekonomi bisa turun menjadi yang terburuk sejak 2009. OECD memperkirakan bahwa pertumbuhan dunia di tahun 2020 ini akan berkisar pada angka 2,4%, turun dari angka 2,9% pada bulan November. Namun menurut mereka, apabila wabah ini menjadi lebih intensif lagi, pertumbuhan bisa hanya tinggal 1,5%, hampir separuh dari tahun lalu.

Herwin mengatakan “Batam sebagai Etalase Indonesia atau pintu gerbang masuknya barang Eksport – Import pasti akan sangat terpengarus, seperti yang sama – sama kita ketahui bahwa belakangan ini China mendominasi menjadi negara produksi terbesar. Dan sekarang perusahaan di China sudah tutup lebih dari 30 persen, semua negara saat ini juga telah menutup gerbang dan ini adalah salah satu Dampak terbesar penurunan Perekonomian, bukan hanya Indonsia tapi juga seluruh negara”. Lanjut Herwin menjelaskan bahwa Batam jika tidak berhati – hati maka daerah yang pertama kali terkenak dampat merosotnya Perekonomian tersebut.

Dilema bagi kita jika mengantisipasi masuknya Virus Corona, tapi menjaga kesehatan lebih baik dari pada mengobati. Pemerintah harus stop masuknya barang – barang dari negara China, termasuk negara – negara yang sudah mulai terjangkit virus Corona. bahkan barang – barang yang sudah beredar di pasaran harus segera di sterilkan terutama makanan, minuman, pakaian dan lainnya. Dan yang lebih utama barang – barang bekas yang masuk dari negara luar. Kemudian masyarakat juga harus menyadari pentingnya kesehatan, jangan membeli barang – barang bekas yang kita tidak tau asal usul barang tersebut. jika sudah terjangkit bukan hanya kita yang menanggung tapi orang – orang disekitar akan juga terkena jelas Herwin Direktur Eksekutif LSM PERSIA.

Dengan penerapan langkah – langkah antisipasi masuknya Virus Corona tersebut pasti banyak yang akan mengalami kerugian, dampak kepada pedagang sangat besar karena mereka sulit mendapatkan barang akibat disetopnya barang masuk dari luar, pembeli menurun karena masyarakat sudah mulai takut keluar rumah, dan bisnis kuliner juga akan mengalami penurunan karena masyarakat sudah tidak mau makan makanan sembarangan diluar rumah, bahkan perusahaan juga akan tutup sementara karena tidak mau pabriknya tertular sehingga perusahaan tersebut tidak dipercaya memproduksi kedepannya, tentunya hal ini juga akan berdampak kepada pengangguran besar – besaran tutur Herwin. (Agung).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *