Rutan Kelas II Batam Mendapat Pelatihan Menembak Dan Bongkar Pasang Senjata

DNews, Batam – Berawal dari silaturrahmi dan kunjungan Dansat Brimob Polda Kepri ke Rumah Tahanan (Rutan) kelas II Batam, kedua instansi tersebut terjalin dengan erat sehingga dapat meningkatkan sinergitas antara Brimob dan Rutan Batam dengan mengenalkan beberapa jenis senjata pada anggota Rutan, sekaligus memberikan pembekalan dasar bongkar pasang senjata dan pelatihan menembak. Bertempat Mako Brimob Polda Kepri, Sabtu (7/3/2020). Senada dengan hal tersebut diatas Yan Patmos Kepala Rutan kelas II Batam yang diwakili Heri Aguswanto sebagai kepala kesatuan pengamanan Rutan Batam mengatakan adapun dalam pelatihan menembak yang digelar selama dua hari Sabtu – Minggu (7-8 Maret,2020) ungkapnya.

Adapun pembekalan yang diberikan pada pegawai Rutan kelas II Batam oleh Brimob Polda Kepri diantaranya cara menembak dan bongkar pasang senjata, dan mengenalkan jenis-jenis senjata yang digunakan Brimob Polda Kepri. Pelatihan menembak melibatkan seluruh pegawai Rutan kelas II Batam dari staf sampai dengan Kepala Rutan. Jumlah pegawai Rutan Batam sebanyak 100 orang laki-laki dan perempuan mendapat kesempatan yang sama tanpa terkecuali. Pelatihan dasar menembak dan bongkar pasang senjata pada pegawai Rutan Batam dibagi menjadi dua hari pertama Sabtu sebanyak 50 orang dan besok Minggu 50 orang jelas Heri.

Dalam kegiatan ini lanjut Heri Brimob Polda Kepri memperkenalkan laras pendek dan laras panjang. Perlu diketahui bahwa penerimaan PNS pada tahun 2017, mereka ini belum ada dasar sama sekali untuk menggunakan senjata. Oleh karena itu ungkap Heri program Kepala Rutan kedepannya seluruh pegawai Rutan Batam dapat mengetahui tata cara menggunakan senjata, walaupun kita ini sipil jelasnya. Penggunaan senjata oleh pegawai Rutan merupakan untuk melumpuhkan saja bukan untuk mematikan dengan dibekali peluru karet itupun jenis pistol Airsoftgun, seumpamanya terjadi keributan ungkapnya.

Seiring dengan kegiatan ini berlangsung dari 25 orang yang mahir dalam penilaian oleh pelatih akan ditandingkan kembali sampai dengan 5 besar sebagai pemenangnya. Harapan dengan latihan menembak ini semua pegawai Rutan sangat senang yang selama hari ini diantara pegawai ada yang belum pernah menggunakan senjata sama sekali di momen ini semua mereka sangat mengapresiasi kepala Rutan menjadikan sebuah program secara berkelanjutan, tutup Heri. (Ramadan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *