Penindakan Ilegal Fishing Dilakaukan Secara Rahasia Oleh PSDKP

DNews, Batam – Kepala Pangkalan Pengawasan SDKP Batam Salman Mogoginta, S.St, Pi, M.Si mengatakan bahwasannya penindakan bagi nelayan Batam yang melanggar peraturan belum ada sampai saat ini. Pengawasan yang dilakukan PSDKP Batam bagi nelayan lokal maupun negara luar seperti Vietnam, Thailand, RRC yang masuk diwilayah perairan Indonesia khususnya Kepri tindakan dilakukan secara tegas dan terukur.

Adapun nelayan yang pernah melanggar aturan dalam menangkap ikan penindakan pernah ada yaitu dari Natuna, Tambelan dan daerah sekitarnya namun di Batam sendiri belum pernah ada jelas Salman, dikantor PSDKP Batam, Jembatan II Barelang, Pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Kepulauan Riau. Selasa (10/3/2020) siang. Dengan perbuatan yang melanggar hukum bagi nelayan kita tersebut diberi tindakan secara tegas bahkan diponis Pengadilan Negeri diatas satu tahun penjara ungkapnya.

Senada dengan hal diatas bagi nelayan yang telah selesai menjalani hukuman mereka sadar atas perbuatanya, sehingga kedepannya tidak akan mengulangi kembali perbuatan yang salah. Menangkap ikan tidak dibenarkan dengan bom maupun dengan bius dampaknya sangat berbahaya bagi pengguna dan merusak ekosistem laut secara lama imbuhnya.

PSDKP Batam dalam menjalankan penindakan terhadap nelayan maupun negara asing sengaja mencuri ikan kita di perairan Indonesia khususnya di Kepulauan Riau, itu secara rahasia dilakukan sesuai dengan SOP tersendiri, begitupun bila bertemu dengan penegak hukum di laut kita hanya sebatas tegur sapa dan tetap saling berkordinasi jelas Salman ditempat yang sama.

Pangkalan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menjalankan pungsi dan tugas berdasarkan peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 63 tahun 2015 tentang Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 23/PERMEN-KP/2015 tentang organisasi dan tata kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan, tutupnya (Ramadan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *