Ketua DPRD Batam Menegaskan, Anggaran Covid-19 Batam Belum Jelas

DNews, Batam – Pembahasan realokasi anggaran untuk penanganan virus corona (Covid-19) di Batam, hingga saat ini belum jelas. DPRD Kota Batam masih menunggu pengajuan dari Pemko Batam untuk mengetahui anggaran mana yang akan dialihkan untuk penanganan Covid-19. Sebelumnya, DPRD Batam juga sudah mengundang Pemko Batam dalam rapat koordinasi  strategis dan kebutuhan penganggaran penanganan Covid-19 pekan lalu. Namun, Pemko Batam tidak bisa hadir dan hanya mengirimkan surat untuk meminta penjadwalan ulang rapat koordinasi karena masih menghitung realokasi anggaran untuk dialihkan ke penanganan Covid-19.

Ketua DPRD Batam, Nuryanto, menjelaskan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu pengajuan realokasi anggaran penanganan Covid-19 dari Pemko Batam. Politisi PDI Perjuangan itu juga tidak tahu berapa anggaran yang akan diajukan Pemko Batam. Kita mengingatkan kepada Pemerintah Kota Batam, kegiatan maupun rencana terkait penganggaran penanganan Covid-19 di Batam harus dibahas bersama. Tak bisa langsung main realokasi tanpa pembahasan. Nanti bisa jadi temuan,” ujarnya, Rabu (9/4/2020).

Ia juga menegaskan, penanganan Covid-19 tidak bisa dengan omongan saja. Menurut pandangannya, penanganan Covid-19 harus gerak cepat dan tepat dan semua itu butuh anggaran. Sebab, jika anggarannya terlambat, maka bisa menelan korban yang lebih banyak. “Saya sebagai pimpinan DPRD Batam menyatakan setuju dan mendukung penanganan Covid-19. Tetapi DPRD Batam bukan cuma saya, kolektif,” jelasnya. “Sehingga harus ada tahapan dan proses yang harus diikuti, karena menjadi kebijakan kolektif,” tuturnya lagi.

Sementara itu, untuk dana taktis bencana dalam APBD 2020, hanya ada Rp 4 miliar. Dana itu tidak cukup dalam penanganan virus corona ini. Oleh sebab itu, dilakukan pergeseran anggaran dari APBD 2020. Termasuk juga anggaran dalam bantuan langsung yang akan diberikan Pemko Batam kepada masyarakat terdampak Covid-19. Harus jelas besarannya dan harus merupakan kesepakatan bersama.

“Saya sudah konfirmasi kepada teman-teman khususnya banggar (badan anggaran) jika nanti ada permohonan pembahasan dari mereka (Pemko Batam), harus siap dan cepat membahasnya,” katanya. “Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak yang mendesak,” terangnya lagi.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi I DPRD Batam, Budi Mardiyanto. Ia kembali  menegaskan, dalam penanganan virus corona, DPRD siap membantu Pemko Batam. Untuk itu, ia meminta Pemko Batam bergerak cepat mengajukan hal-hal yang menjadi prioritas dalam penanganan virus ini. Kita sama-sama membantu pemerintah dalam melawan Covid-19. Seperti pos-pos apa yang digeser atau dialihkan ini harus diajukan Pemko Batam. Jadi masih menunggu,” tambahnya melalui wa pribadi ketua DPRD kota Nuryanto (Agung)