Taksi Online geruduk kantor OJK batam

DNews, Batam – Berbondong puluhan taksi online Batam berjejer di depan kantor Otoritas jasa keuangan (OJK),terkait dengan kebijakan presiden RI bpk Ir H Joko Widodo, tentang penangguhan pembayaran cicilan kendaraan bermotor baik mobil maupun motor..di tegaskan bahwa,setiap masyarakat yang terkena dampak wabah covid 19,di kasih keringanan menunda pembayaran sampai 1 tahun.

Hal tersebut membuat driver taksi dan ojek online menuntut hak yang sama agar mereka juga di beri kelonggaran bayar sesuai dengan pidato presiden beberapa waktu yang lalu.

Menurut Rahmat Harahap salah satu perwakilan taksi online kepada media ini menuturkan”Kami datang kesini hanya ingin memastikan pernyataan pihak OJK bahwa hari ini akan mengeluarkan keputusan tentang peraturan OJK yang mana mengatur setiap perusahaan pembiayaan baik leasing dan pihak bank untuk dapat mendengar keluhan kami menunda pembayaran kredit sampai wabah ini berakhir paling tidak 6 bulan atau 1 tahun ke depan.

Tapi apa yang kami dapat di sini,malah pihak OJK mengarahkan kami untuk ke Polresta barelang, ini kn udah tidak masuk akal bang,kami di janjikan hari ini di sini di kantor OJK pengumumannya. sambil menunjukan pagar kantor OJK yang tertutup dan di jaga beberapa security.

Kenapa pihak OJK harus takut,kami tidak anarkis koq..kami cuman meminta penundaan pembayaran 6 bulan atau sampai 1 tahun,karena kami tidak tahu sampai kapan wabah covid 19 ini berakhir dan tuntutan kami tanpa ada syarat apapun,dan tanpa ada biaya.gimana kami mau keluarkan duit lagi bang,untuk makan aja kami susah orderan sepi” tutupnya.

Bu Erna salah satu nasabah mitra Pinasthika mustika finance (MPMF) saat di temui di bilangan Batam center mengatakan,” pihak MPMF mengharuskan membayar bunga sebesar Rp 1,5 juta kalau mau di tangguhkan pembayaran,saya gak mau dong bang.,saya kan minta ditangguhkan bang,”jelasnya.

Keputusannya udah ada bang,ditangguhkan pembayaran cicilan kredit di leasing manapun sampai 3 bulan atau sampai wabah ini berakhir tutur Edi salah satu ketua driver online yang mengadakan pertemuan dengan pihak Polrestabes barelang dan pihak OJK. (SMT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *