MPM Finance Ingkari Keputusan OJK Batam Tentang Memberikan Penangguhan 3 Bulan Kepada Debitur

DNews, Batam – MPM Finance Batam yang beralamat di Jalan Raja Haji Fisabilillah Komp. Raflesia Business Centre Blok F No. 5 Batam mengingkari atau tidak mau mengindahkan keputusan OJK Batam yang di umumkan pada tanggal 23/4/2020, beberapa debitur yang datang minta penangguhan sesuai keputusan OJK Batam tetap diminta bayar sebulan dulu dan bulan depan akan dipertimbangkan keluhannya.

Salah seorang debitur inisial “EY” mendatangi media Diamond News 27/4/2020 mengatakan, ” kondisi saat ini kami tidak sanggup lagi melakukan pembayaran, sudah hampir dua bulan pemerintah mengeluarkan kebijakan Stay at home, hal ini sangat berdampak bagi kami pelaku usaha menangah atau UKM. Mendengar adanya keputusan OJK Batam bahwa seluruh perusahaan pembiayaan harus memberikan penangguhan kepada debitur selama 3 bulan terhitung dari bulan Maret hingga Mai, hari ini saya mendatangi kantor MPM Finance untuk mendapatkan penangguhan tiga bulan dimulai bulan Maret hingga Mai tanpa embel – embel pembyaran administrasi dan lain – lain”.

Lanjut EY bahwa dikantor MPM Finance dia bertemu dengan Supervisor bernama Jaya, ” beliau tetap minta saya melakukan pembayaran dan bulan depan akan dilihat apakah saya bisa diberi keringanan atau tidak. Terkait bunga berjalan Jaya mengatakan tak usah dibayar sekarang, nanti saat pelunasan saja dibayarkan”, terang EY.  Ketika EY menanyaan Keputusan OJK Batam, Jaya mengatakan kepada EY bahwa dikantor MPM Finance punya manajemen sendiri, kalau OJK mengumumkan demikian coba minta surat ke OJK tersebut kata Jaya kepada EY seakan mengejek keputusan OJK. Dalam pembicaraan antara EY dan Jaya sempat dikatakan MPM Finance hanya memberikan kepada 100 orang dibitur dari Driver Online yang telah ditentukan oleh pihak manajemen.

Ketika dikomfirmasi Supervisor MPM Finance bernama Jaya mengatakan, ” jika mau komfirmasi silahkan membuat surat secarah sah ke kantor saya pak”, terang Jaya. Setelah awak media menjelaskan fungsi media jaya mengatakan, ” saya tidak bisa menjawab apa yang ditanyakan sekarang, diperusahaan kami ada peraturan tersendiri yang harus dijalankan”. Sekali lagi awak media menanyakan apa bunyi peraturan tersebut, Jaya menjawab, ” saya tidak bisa menyampaikan peraturan itu karena bisa beribas kepada manajemen, jika bapak ingin tau juga silahkan mengajukan surat”, tegas Jaya kepada awak media DNews melalui hand Phone genggamnya.

Ketika ditegaskan agar memberikan keterangan untuk perimbangan berita Jaya mengatakan. “saat ini saya tidak bisa menjawab kalau mau diberitakan silahkan, hanya itu yang dapat disampaikan”, tutur Jaya (HR).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *