Aktifis Batam Simon, “Kadinsos Tidak Becus Mengurus Data Penerima BST di Kota Batam”

DNews, Batam – Menurut salah seorang Lurah di kecamatan Batam Kota mengatakan “BST (bantuan sosial tunai) dan sembako adalah program Kemensos, dan kami sebagai pelaksana lapangan aja, mengenai data penerima adalah warga yang sudah ada namanya dan terdata di Pdf kemensos. Terkait ada yang tidak bisa mengambil dananya dengan alasan sudah mampu itu bukan pihak kami yang merekomendasikan, tapi coba tanyakan saja ke Dinsos kota Batam, karena mereka yang berkompeten menjawabnya” tuturnya.

Hal tersebut dibenarkan juga oleh pencacah kelurahan tersebut “tugas kami hanya mendata dan mengecek warga yg masih ada atau sudah pindah, kami juga tidak berani mengatakan orang tersebut sudah mampu atau tidak, dan kalau ada masalah, kami sebagai call center Dinsos dikelurahan, akan kami catat dan kami sampaikan ke Dinas Sosial kota Batam, Jadi keputusanya ada di Dinsos, jelasnya.

Simon  salah seorang pemerhati di kota Batam mengatakan pada tanggal 19/5/2020 hari Selasa. “Iya harapanya kalau yang udah ada di daftar pdf kenapa tidak dicairkan dananya, tahu drimana Dinsos mengatakan seseorang sudah mampu, sementara orang yang dimaksud setelah kita tinjau sudah tidak bekerja lagi dari bulan maret sampai saat sekarang ini, sementara dana BST ini kan bantuan untuk rakyat yang terdampak civid-19 seperti kena PHK, Dirumahkan, dll”, ucap Simon.

Lanjut Simon, ” bantuan ini hanya untuk 3 bulan aja, kok tega kali ya Dinsos kota Batam menahan uang penerima, sementara anggaranya udah cair, dan tolong kepada Dinsos kota Batam, bekerjalah pakai hati, jangan kerja stengah – stengah hati, karena kalian gaji oleh uang masyarakat juga”. Dalam jumpa persnya simon menjelaskan bahwa jika patokannya data lama tolong data tersebut diverifikasi ulang dengan benar, ” bagaimana data orang yang sudah pindah daerah dan orang yang sudah meninggal masih ada datannya? ini kerja apa main – main? jika tdak mampu bekerja di Dinas Sosial kita minta Kepala Dinas mundur saja”, ungkap Simon.

Sementara Kabid Dinsos Hambali ketika dikomfirmasi melalui whatshap pribadinya (18/5/2020) mengatakan, “kalau ada yang belum dapat mana datannya? agar diselesaiakan kasus per kasus”, katanya. Dan Kepala Dinas ketika di hubungi tidak mengangkat dan di WA tidak menjawab untuk dikomfirmasi hal tersebut. (Agung/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *