MV Juhar I Diduga Lego Jangkar Di Tempat yang Menyalahi Ketentuan KSOP Batam

DNews. Batam – Keberadaan kapal eks China Juhar I tidak luput dari pemeriksaan unsur Patrol Kamla, pada saat Bakamla Zona Maritime Barat melakukan penertiban kegiatan pengerukan pasir laut yang terjadi di depan dermaga PT Bintang 99 Persada. Keberadaan tongkang Wahana 1501, yang pada saat itu sedang melaksanakan kegiatan pengerukan pasir laut, berada tepatnya di samping MV Juhar I.

Terkait keberadaan MV Juhar I dikatakan Kazona Maritime Barat Laksamana Bakamla Yeheskiel MV Juhar I tidak ada kaitannya dengan aktifitas pengerukan pasir laut yang dilakukan tongkang Wahana 1501, saat pemeriksaan dan penggeledahan terhadap MV Juhar I oleh tim SRT (Special Respond Team ) Bakamla yang di pimpin oleh Kolonel Bakamla Rio, didalam Kapal tidak ditemukan ABK, kondisi kapal tidak terawat. hanya saja keberadaan MV Juhar I menurut keterangan seharusnya berada di daerah lego di Jembatan 4 Barelang dan hasil temuan ini selanjutnya akan dilaporkan dan mengkoordinasikan kepada instansi terkait khususnya KSOP Batam. Terkait keterangan tersebut, lebih lanjut tim media meminta klarifikasi langsung kepada Haryono Kasie Sertifikasi KSOP Batam.

Dalam pesan singkatnya melalui whatsapp pada Senin (8/6/20) Haryono membenarkan bahwa posisi MV Juhar I memang seharusnya tidak berada di dermaga 99 Batu Ampar. “Keterangan Ka Pos Barelang betul di perairan pulau Galang lebih kurang 3,2 km dari Jembatan 4”, kata Haryono. Dan saat disinggung apakah keberadaan MV Juhar I saat ini bisa dikatakan melanggar ketentuan yang sudah di tetapkan oleh pihak KSOP Batam, Haryono menyarankan agar MV Juhar I di kembalikan keposisi asal nya di jembatan 4 Barelang. “Sebaiknya dikembalikan pada posisinya agar dijaga sama pemilik dan di awaki sesuai ketentuan, ” ungkapnya kembali melalui whatsapp. Seperti kita ketahui posisi sandar atau lego harus sesuai dan terdata di KSOP karena itu sangat penting untuk mekanisme keamanan dan keselamatan. (Ramadan)

Tinggalkan Balasan