ACT Kepri Bantu Proses Pembangunan Ponpes Al Mubarok Pulau Medang, Lingga

DNews, Batam – Pulau Medang, Kabupaten Lingga, satu pulau kecil dari 377 gugusan pulau yang terdapat di wilayah administrasi Kepulauan Riau. Jaraknya berada di tengah antara Kabupaten Lingga dan Pulau Batam, Pulau Kecil yang di huni 261 penduduk memiliki luas 634,98 kilometer persegi, dimana mayoritas masyarakat Pulau Medang menekuni profesi sebagai Nelayan. Di tengah pulau berdiri sebuah Pondok Pesantren yang tampak belum selesai pembangunannya, Pondok Pesantren Al Mubarok, satu-satunya Pondok Pesantren yang berdiri di Pulau Medang, namun para santrinya masih harus menumpang di rumah warga, kegiatan belajar mengajar juga terlihat tidak nyaman diruang sempit yang dihuni belasan santri Mukim.

Senin (22/6/2020) Pondok Pesantren Al Mubarok Pulau Medang sudah mengalami perubahan, menjalani berbulan -bulan proses pembangunan ruang belajar para santri kini sudah semakin terasa nyaman, bahkan sejak Ramadan para santri tak perlu lagi menumpang di rumah warga. Ustad Yusuf menceritakan saat ini Pondok Pesantren Al Mubarok yang diasuhnya sudah terasa cukup nyaman. “Pondok sekarang sudah cukup nyaman untuk kegiatan belajar dan menghafal Al Quran, bahkan bisa sambil melihat pemadangan indah, anak-anak juga tidak perlu lagi menginap dirumah warga karena asrama putra dan putrinya sudah bisa ditempati” ungkap Ustad Yusuf.

“Ini berkat bantuan teman-teman Aksi Cepat Tanggap dan para dermawan yang telah membantu kami” tambah Ustad Yusuf. Hamparan lautan biru yang terlihat dari lantai atas membuat para santri bisa menghafal lebih khusyuk, ruang belajar para santri juga semakin nyaman, besar harapan Ustad Yusuf untuk membangun Pondok Pesantren Al Mubarok Pulau Medang, banyak pulau-pulau disekitar Pulau Medang yang harus di sentuh dengan ilmu-ilmu Agama, mengembangkan Ponpes yang di asuhnya menjadi salah satu cara meluaskan syiar ilmu agama yang dimilikinya. “Banyak pulau-pulau di sekitaran yang memerlukan sentuhan ilmu agama, cita-cita saya seluruh imam masjid di pulau-pulau didekat sini bisa hafal 30 jus Al-Quran, juga anak-anaknya bisa fasih mengaji” tambah Ustad Yusuf.

Ilmu Agama menjadi kebutuhan yang sangat penting, pembangunan Pondok Pesantren Al Mubarok juga harus terus dilanjutkan agar kenyamanan belajar mengajar bisa tercipta dan mampu menghasilkan ahli-ahli agama, harapan para santri cukup besar agar pondok tempat mereka belajar bisa segera rampung pembangunannya, Aksi Cepat Tanggap Kepulauan Riau berikhtiar untuk membantu pembangunan Ponpes Al Mubarok, Pulau Medang, Kabupaten Lingga (Rilis/ Agung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sambut Hari Bhayangkara ke-74, Polwan dan PNS Polres Lingga Bagikan Masker Gratis

Sen Jun 22 , 2020
DNews, Lingga – Sambut Hari […]