Program P3MD Pekerjaan Rabat Beton Tahun 2019 Diduga Keras di Korupsi Oleh Oknum Kakam Karya Jitu Mukti

DNews,Tulang Bawang – Program Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) yakni pembangunan sarana prasarana desa dengan mekanisme swakelola dan pola padat karya tahun anggaran 2019, diantaranya kegiatan Rabat Beton di Kampung Karya Jitu Mukti Kecamatan Rawa Jitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, diduga keras ada tindak pidana korupsi oleh oknum Kakam Sri Gunawan, Sabtu (25/07/2020).

Dikatakan Ketua Umum GABB, Andika, Pembangunan yang dilaksanakan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa tahun 2019 tersebut saat ini kondisinya sudah rusak, nampak dengan jelas material dibagian atas badan jalan mulai terkelupas, yang mana ini menandakan minimnya kualitas pada pembangunan rabat beton tersebut.

“Berdasarkan hasil pantauan kami dilapangan, dimana kondisi jalan rabat beton tersebut nampak dengan jelas sudah mulai mengelupas lagi, padahal-red, pembangunan tersebut baru satu tahun, dikerjakan,” ujar ketum. Hal ini tentunya menandakan adanya dugaan pengurangan bahan material, sehingga berpengaruh pada kualitas pembangunan, yang kemudian patut diduga pula bahwa lemahnya pengawasan. Tukasnya.

Selain itu, menegaskan jika pihaknya akan segera berkoordinasi dengan ketua umumnya (Lembaga Gerakan Anak Bangsa Berkarya) untuk melakukan kajian analisis terkait adanya dugaan pengurangan bahan material pada pembangunan tersebut yang menindikasikan adanya dugaan korupsi.

Menurut sumber warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya, setiap pekerjaan desa tidak ada musyawarah dengan tokoh masyarakat.

Ketua Umum GABB ( Gerakan Anak Bangsa Berkarya) mengatakan, “permasalahan yang ada d kampung Karya Jitu Mukti yang diduga korupsi Dana Desa (DD) 2019, tentang pekerjaan rabat beton yang tidak sesuai RAB, bahkan hancur belum waktunya, Lembaga GABB dan media akan melaporkan juga akan mengawal ke Inspektorat untuk meminta di tindak lanjuti serta mengaudit kembali di kampung Karya Jitu Mukti, kami menilai bahwa oknum Kakam diduga hanya memperkaya diri”, tegas Andika. (Agung/Asep/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *