Konflik ATB dan BP Batam Tak Menemui Sulusi, BP Batam Singkirkan ATB dan PT Moya Masuk Sebagai Penggantinya

Diamondworld.co.id Batam – BP Batam dianggap lakukan pelanggaran dalam tangani proses pengalihan Air bersih. Awalnya BP Batam akan mengambil alih langsung SPAM kota Batam. BP Batam berencana membentuk Strategic Businnes Unit (SBU). Untuk kelancaran tujuan tersebut, dan telah melalukan proses orientasi sejak 15 Mei 2020. Terkait karyawan BP Batam juga akan merekrut masuk kedalam SBU dibentuk. Janji tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi di hadapan ratusan karyawan ATB yang dikumpulkannya di stadion temenggung Abdul Jamal, 13 Mei 2020 silam.

Presiden direktur ATB, Benny Andrianto mengatakan, “Sayangnya, proses ini tidak berjalan sesuai rencana. Sehingga mereka berkesimpulan tidak mampu. Kemudian dilanjutkan dengan proses lelang pemilihan operator transisi,” jelas Benny (7/9/2020).

Ditambahkannya, “Dalam pengadaan barang dan jasa tidak ada istilah pemilihan langsung, yang ada adalah tender, penunjukkan langsung atau pengadaan langsung. Harusnya, BP Batam menjalankan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Dijelaskan Benny, “penunjukan BPKP secara sepihak juga dinilai  menciderai perjanjian konsesi antara ATB dan BP Batam. “Dalam perjanjian konsesi disepakati bahwa penunjukan pihak ketiga untuk melakukan audit harus berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak,” jelasnya.

Menyikapi pernyataan Muhammad Rudi, bahwa ATB belum berkirim surat terkait keberatannya mengenai proses lelang. Hal tersebut dibantah Benny, “Saya rasa pak Rudi belum update dengan Stafnya. Kami sudah kirim sudah sampaikan surat keberatan kami kepada BP Batam,” terangnya.

Jika konflik ATB Vs BP Batam tak menemukan titik solusi. Hal itu berpotensi terhadap kerugian bagi pelanggan di kota Batam. “Jika ini belum ada penyelesaian. Dan sampai 14 November, pukul 00:01 wib, ATB tidak punya hak lagi. Jadi kalau air pelanggan tidak jalan lagi, ATB tidak punya hak lagi,” tuturnya.

Sementara Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Badan Pengusahaan (BP) Batam Dendi Gustinandar menyebutkan, Berdasarkan hasil evaluasi penawaran yang dimasukkan oleh para peserta, ditetapkan peserta terbaik adalah PT Moya Indonesia.

“Penetapan PT Moya sebagai pemenang sudah dilakukan pada tanggal 4 September 2020 kemarin, selanjutnya bagi peserta yang keberatan dapat melakukan sanggahan pada tanggal 7 sampai dengan 9 September 2020,” sebut Dendi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pokdarkamtibmas Bhayangkara Kota Batam Dukung Perwako No. 49 tahun 2020 dan Sanksi Denda Yang Diberlakukan

Sel Sep 8 , 2020
Diamondworld.co.id Batam – Pokdarkamtibmas Bhayangkara […]