BP Batam Tidak Pernah keluarkan Izin PT Pinang Jaya Potong Tanah Jual Ke Penambang Pasir Ilegal

Diamondworld.co.id Batam – Terkait berita sebelumnya, Lahan PTPinang Jaya lokasi di belakang SPBU Batu Besar mendapat respon dari BP Batam. Tentang lahan dan izin pemotongan sudah ada.

Namun BP Batam tidak pernah mengeluarkan izin penjualan tanah hasil pemotongan bukit tersebut ke penambang pasir ilegal. Hal itu disampaikan seorang karyawan BP Batam dilapangan melalui hendphon, bernama Timbul.

“Itu kegiatan sudah ada izin, sudah lama sekali”, tuturnya.

Lanjut Timbul, “Tapi BP Batam tidak pernah mengeluarkn izin penjualan tanah, dalam tanda kutip kepenambang pasir ilegal,” jelas Timbul via seluler, Jumat (13/10/202)

Timbul menjelaskan, “terkait izin pembuangan tanah dari hasil pemotongan untuk PT. Pinang Jaya belum ada. Apalagi izin jual kepenambang pasir ilegal, itu tidak akan pernah ada,” katanya.

Timbul menjelakan lagi bahwa dia tidak pernah membekingi kegiatan abu-abu PT. Pinang Jaya terkait penjualan tanah ke penambang pasir. Hal ini sebelumnya diberitakan, seorang oknum BP diduga membekingi aktifas pemotongan lahan oleh PT. Pinang Jaya untuk diperjual belikan ke penambang pasir ilegal.

Kegiatan pemotongan bukit dilakukan sejak siang sampai malam hari, dengan modus tanah yang dilansir menggunakan mobil lori dibawa ke tangkahan tempat penyucian pasir kemudian di perjual belikan pasir yang telah dicuci seharga Rp230 ribu perlori (diantar kelokasi pencucian) dan jika ambil kelokasi dari Rp 140 ribu perlori.

Wartawan telah mengbuhungi, Agung, pemilik (PT. Pinang Jaya). Namun, hingga berita ini diterbitkan belum ada komentar. (Red/ Alex).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *