KPK Ciduk Mensos Terkait Kasus Korupsi Bantuan Covid-19

Jakarta diamondworld.co.id – KPK menetapkan Mensos Juliari P Batubara sebagai tersangka korupsi program bantuan sosial penanganan virus corona (covid-19). Penetapan tersangka juga kepada empat orang lainnya diantaranya pejabat pembuat komitmen di Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono, serta Ardian I M serta Harry Sidabuke selaku pihak swasta.

Hal ini terkait kasus dari dua pelaksanaan paket bantuan sosial (bansos) berupa sembako untuk penanganan covid-19.

Politikus PDIP ini sempat menjadi buron hingga akhirnya berhasil dicokok oleh KPK. Juliari tiba di Gedung KPK pada Minggu (6/12) sekitar pukul 02.50 WIB.

Firli Bahuri minta pelaku korupsi anggaran penanganan Covid-19 dituntut dengan Hukuman mati. Beliau mengklaim telah mengingatkan seperti yang disampaikannya pada bulan Juli lalu bahwa tindak pidana Korupsi di masa Pandemi dapat diancam dengan Hukuman Mati. “Ini tidak main – main. Ini saya minta betul nanti kalau ada yang tertangkap, saya minta diancam hukuman mati. Bahkan dieksekusi hukuman mati”, terang Firli dikutip dari CNNIndonesia.com (29/7) lalu.

Pasal 2 ayat 2 UU Tipikor dijelaskan hukuman mati bisa dijatuhkan jika korupsi dilakukan saat terjadi bencana alam nasional, sebagai penangulangan tindak pidana kurupsi atau pada waktu negara dalam keadaan krisis ekonomi dan moneter.

Firli menyampaikan bahwa untuk mencegah kurupsi pada saat pademi ini KPK telah bentuk 15 satuan tugas (satgas). Lima satgas ditempatkan di Kementrian/ Lembaga yang bertanggung jawab dalam penanganan Covid-19, 1 Satgas di Gugus Tugas penanganan Covid-19, dan 9 satgas di sebar di koordinator wilayah KPK.

“Tugas satgas tersebut adalah melakukan kajian, memberikan rekomendasi kepada kementrian/ lembaga supaya perbaikan sistem penganggaran, perbaikan program, sehingga nantinya seluruh anggaran bisa dipertanggung jawabkan secara akuntabel dan transparan”, jelas Firli. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *