Cukai Rokok Naik, Jumlah Pengangguran Bakal Bertambah

Jakarta | Pemerintah melalui Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, akhirnya memutuskan menaikkan tarif cukai rokok tahun 2021. Adapun Rincian kenaikan sebagai berikut :

Sigaret Kretek Mesin
– SKM 1 : Kenaikan Rp 125/ Batang atau 16,9% (Tarif Cukai 2021 Rp 865/ Batang)
– SKM IIA : Kenaikan Rp 65/ Batang atau 13,8% (Tarif Cukai 2021 Rp 535/ Batang)
– SKM IIIB : Kenaikan Rp 70/ Batang atau 15,4% (Tarif Cukai 2021 Rp 525/ Batang)

SPM atau Sigaret Putih Mesin
– SPM I : Rp 145/ Batang atau 18,4% (Tarif Cukai 2021 Rp 935/ Batang)
– SPM II A : Rp 80/ Batang atau 16,5% (Tarif Cukai 2021 Rp 565/Batang)
– SPM IIIB : Rp 470/ Batang atau 18,1% (Tarif Cukai 2021 Rp 555/Batang)

Sri Mulyani mengatakan, “Jadi untuk rata-rata sebesar 12,5% kenaikannya. Untuk Sigaret Kretek tangan tidak mengalami kenaikan di 2021″.Pengamat Ketenaga kerjaan Payaman Simanjuntak, memprediksi angka pengangguran akan bertambah dua kali lipatnya dari saat ini jika tarif cukai rokok naik tinggi di tahun depan. Menurutnya, akan ada penambahan 9 juta orang yang menganggur akibat kenaikan cukai rokok di 2021. (Red)

Tinggalkan Balasan