Sikapi Terdakwa Pemalsuan Surat Jalan, Kapolri “Komitmen Polri Jelas, Hukum Tidak Tajam Kebawah Tumpul Keatas”

Jakarta | diamondnews.com – Menyikapi keputusan Majelis Hakim yang menjatuhkan hukuman vonis bersalah terdakwa Djoko Tjandr, Brigjen Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking, Kapolri Jendral Polisi Idham Azis mengatakan sangat menghormati. Vonis yang dijatuhkan terhadap terdakwa terkait kasus dugaan pemalsuan surat jalan. “Polri menghormati keputusan majelis hakim atas vonis ketiga terdakwa tersebut,” kata Idham dalam keterangannya, Rabu (23/12/2020).

Idham menekankan, dengan vonis tersebut bahwa proses penegakan hukum di internal Polri berjalan secara profesional dan tak pandang bulu. Siapapun anggota Polri yang terbukti melakukan kesalahan akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Sejak awal komitmen Polri sudah jelas, proses penegakan hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas, tetapi imbang dan merata untuk siapapun,” tegas mantan Kabareskrim Polri itu.

Kapolri yang akan memasuki pensiun awal tahun 2021 tersebut menjelaskan, “Korps Bhayangkara dewasa ini semakin profesional, modern dan terpercaya dalam reformasi birokrasi. Komitmen penerapan reward and punishment selalu dikedepankan”, jelasnya. Ditambahkannya, “Anggota yang berprestasi tentu akan mendapatkan penghargaan. Mereka yang melanggar hukum tak ragu kami sikat secara aturan hukum,” ucap Idham.

Baca juga :
Pokdarkamtibmas Bhayangkara Resor Barelang Himbau Elemen Masyarakat Jaga Kekompakan Dan Kamtibmas Di Hari Bela Negara

Dalam kasus dugaan pemalsuan surat jalan, mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo divonis tiga tahun penjara. Sementara Djoko Tjandra dihukum 2 tahun 6 bulan penjara dalam perkara tersebut. Sedangkan Anita Kolopaking dipidana 2 tahun 6 bulan penjara.

Editor : Redaksi
Sumber : Humas Polda Kepri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *