Komflik Di Lokbin Pasar Abdul Gani Diduga Kuat Dimotori Pedagang Lama dan Mantan Pekerja

Jakarta | diamondworld.co.id – Pasar Lokbin Abdul Ghani adalah binaan dari Suku Dinas PPKUKM (Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah) Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Proses revitalisasi Pasar Lokbin Abdul Ghani ini di mulai sekitar bulan Oktober 2019 yang lalu. Banyak kendala dan masalah yang di hadapi pada saat proses tersebut, dari mulai oknum tidak bertanggung jawab, juga penolakan beberapa orang yang merekayasa bahwa Pasar Lokbin Abdul Ghani tersebut tidak mengakomodir permintaan masyarakat untuk berdagang di tempat tersebut.

Baca jaga :
Bentuk Kepedulian Korban Bencana, Ormas Di Barut Gelar Galang Dana

Namun karena semangat dan kegigihan yang di lakukan oleh Ka Satpel PPKUKM Kecamatan Johar Baru Drs. Lusden Manurung dan team untuk menata rapi pengelolaan tempat tersebut akhirnya pasar Lokbin Abdul Ghani Johar Baru dapat terealisasikan.

Kisruh yang terjadi Lokbin Pasar Abdul Gani ini diduga kuat di Motori oleh mantan pedagang dan mantan pekerja lokbin pasar Abdul Gani. Seperti Diketahui mereka tidak lolos administrasi ataupun tidak memenuhi persyaratan lengkap seperti diminta oleh Pergub 10 Tahun 2015 tentang “penataan pedagang kali lima” dalam hal penetapan pedagang untuk masuk dan dapat berjualan di lokasi binaan.

Kepala Satuan Pelaksana (Ka Satpel) Kecamatan Johar Baru Drs.Lusden Manurung menerangkan kepada awak media “Disini tidak ada konflik antara pedagang, yang ada provokator dengan inisial Y, H, A dan Ac yang menggosok provokasi pedagang. Dapat dilihat Pedagang di lokbin ini sebenarnya kondusif semua, bahwa sesungguhnya semua ini di lakukan untuk kerapian, ketertiban, dan kenyamanan bagi para pedagang yang ikut dalam aturan pemerintah (Pemprov DKI)” Ujarnya. Jumat (14/01/2021).

Baca juga :
Guru SMA “Listyo Sigit Kecil Pendiam Dan Tak Banyak Tingkah, Tau- Tau Mau Jadi Kapolri

Kasatpel PPKUKM Drs.Lusden Manurung yang terkenal tegas!, cepat respon dan tanggap bila menemukan kejanggalan dan ketidak beresan diwilayahnya menuturkan “Banyak kendala dan halangan yang kami dapatkan pada saat proses revitalisasi Pasar Lokbin Abdul Ghani ini, tapi karena bermaksud untuk membina pedagang untuk lebih tertata rapi dan tertib, pekerjaan ini terus kami lanjutkan dengan bantuan swadaya pedagang” Katanya.

Yayasan Bantuan Hukum Raja Batak (YBHRB) Kuasa hukum dari Drs Lusden Manurung terdiri dari Joseph Hutabarat, S.H.,M.H., Boston Hervando Siahaan, S.H.,M.H., Wellisman Manurung, S.H.,M.H., Gomgom Tua Simamora, S.H. memberi penjelasan.

Wellisman Manurung, S.H.,M.H. mengatakan “Kami selaku kuasa hukum dari Drs. Lusden Manurung sebagai Ka Satpel PPKUKM Kecamatan Johar Baru, Kami dari Yayasan Bantuan Hukum Raja raja Batak mendampingi Beliau dalam hal ini apabila ada tindakan tindakan anarkis dari para pedagang pedagang yang pernah kecewa, kalau mengenai keterlibatan oknum ormas kita belum bisa menyampaikan itu, namun kita sifatnya mendampingi saja agar berlangsung kondusif, kita sebagai kuasa hukum Drs.Lusden Manurung dan hal ini kuasa hukum yayasan bantuan hukum raja Batak akan ambil langkah hukum apabila ada tindakan tindakan melanggar hukum di lokasi Binaan UKM Abdul Gani yang dilokasikan Binaan lainnya diwilayah kecamatan Johar Baru.

“Yayasan Bantuan Hukum Raja Batak mengapresiasi dan mendukung program pemerintah dalam menata lokasi binaan UKM khususnya diwilayah kecamatan johar baru jakarta pusat” Ujar Wellisman Manurung, S.H.,M.H.

Boston Hervando Siahaan, S.H., M.H. Dewan Pembina YBHRB juga menegaskan “Pertama-tama terima kasih atas kinerja yang bagus dari ketua kami DPD Jakarta Pusat YBHRB, telah membuat keadaan ini menjadi kondusif dan patut diduga provokasi yang ada secara hukum tidak berani tampil kedepan karena tidak mempunyai data yang valid. YBHRB akan mengambil tindakan hukum bila provokasi provokasi mencuat tanpa ada dasar hukum dan kami akan menindak secara tegas” Terangnya.

Sampai berita ini di turunkan pihak Y,H.A dan Ac tidak mau di minta keterangannya.

Wsrtawan : S Erfan N
Editor : Maulana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *