Penyalah Gunaan Sepeda Motor Dari Kemendikbud, Pdt. Berkat Kurniawan Laoli Angkat Bicara

Nias Barat | diamondworld.co.id – Beberapa awak media Dengan rasa peduli dan prihatin atas tindakan Kasek SMKN 1 Mandrehe Barat Kabupaten Nias Barat Tentang Penyelewengan Bantuan Sepeda Motor dari Kemendikbud yang berjumlah 18 Unit. Hingga hal ini awak media Nias Barat meminta Tanggapan salah seorang Anggota DPRD Sumatera Utara dalam Hal ini Pdt. Berkat Kurniawan Laoli.

Baca juga : Dit Reskrimum Polda Kepri Ungkap Kasus Pemalsuan Surat Dan Menempatkan Keterangan Palsu Di Akta Otentik

Dimana pada beberapa dua hari yang lalu dimedsos terlihat sekian banyak Media Online memberitakan Dugaan Penyelewengan Bantuan 18 Sepeda Motor dari Kemendikbud Oleh Kasek SMKN 1 Mandrehe Barat Kabupaten Nias Barat.

Namun terkait Berita yang sedang Beredar dan viral itu dimedsos. Akan tetapi, Kasek Temazisokhi Telaumbanua S.Pd Merasa sirih dan kebakaran jenggot hingga membuat bantahan melalui salah satu Media Online dengan berbagai Alasan dan pernyataan yang dibuat-buat. “Sesungguhnya Bantuan sepeda motor itu diberikan untuk siswa-siswi SMK sebagai Bahan Praktek, Malah Kasek Seakan menjadikan Milik Pribadi menukar Nomor Platnya dan membagi-bagikanya kepada sebagai Guru PNS dan dan PTT”. Ungkap awak media Kepada Anggota DPRD tersebut,lewat via WhatsApp pada hari Selasa 09 Februari 2021.

Baca juga : Polri Sebut Pihak Keluarga Sudah Ketahui Penyakit Yang Di Derita Ustaz Maaher

Menanggapi Informasi itu Anggota DPRD Sumatera Utara Oleh Pdt. Berkat Kurniawan Laoly, Mengatakan memang pemberitaan ini Sudah diketahui lewat pemberitaan media online di medsos dan juga rekan-rekan media. Dan pihaknya telah menindaklanjuti dengan menghubungi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumut, untuk memberi teguran kepada Kasek dan guru SMKN 1 Mabar tersebut, Tanggapnya.

Kemudian menambahkan selain Dinas Pendidikan Sumut, Langsung hubungi Kacabdis Teluk Dalam saudara Waozaro Hulu, untuk melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah tentang masalah ini. Juga untuk memberikan teguran apabila bukti dan benar baiknya dipanggil dan dibina. Serta berharap agar Sepeda Motor itu jangan di salah gunakan selain untuk dipergunakan sebagai bahan praktek siswa/i disekolah tersebut. Sebab bantuan itu bukan diprogram untuk sebagai kendaraan Dinas atau milik pribadi, Tandasnya.

Wartawan : Bez Hal
Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *